Aryna Sabalenka Ukir Sejarah: Pertahankan Gelar US Open Dua Tahun Beruntun


 Aryna Sabalenka Ukir Sejarah: Pertahankan Gelar US Open Dua Tahun Beruntun Aryna Sabalenka mengangkat trofi usai menjuarai US Open 2025 setelah mengalahkan petenis AS Amanda Anisimova di Stadion Arthur Ashe, New York, Amerika Serikat, Sabtu (6/9/2025). (USTA/Antaranews)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Aryna Sabalenka kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu petenis terbaik dunia. Pada final US Open 2025, Sabalenka sukses mengalahkan Amanda Anisimova dengan skor 6-3, 7-6(3), Sabtu (6/9/2025) waktu setempat atau Minggu (7/9/2025) WIB. Kemenangan ini menjadikannya petenis putri pertama yang mampu mempertahankan gelar US Open sejak Serena Williams pada 2014.

Musim 2025 bukanlah perjalanan yang mudah bagi Sabalenka. Meski tampil konsisten di peringkat teratas WTA, ia sempat gagal di dua final Grand Slam sebelumnya dan hanya mencapai semifinal di turnamen mayor ketiga. Namun, semua pelajaran itu terbayar lunas dengan gelar penting di New York. “Semua proses dan pelajaran berat tahun ini akhirnya terbayar,” ujar Sabalenka.

Rekor Gemilang Sabalenka

Dalam tiga tahun terakhir, Sabalenka menunjukkan konsistensi luar biasa. Dari 11 turnamen Grand Slam yang ia ikuti, ia meraih empat gelar, tiga kali menjadi finalis, tiga kali semifinalis, serta sekali perempat finalis. Kini, koleksi Grand Slam-nya terdiri dari dua gelar Australian Open dan dua gelar US Open—pencapaian yang mengingatkan publik pada era emas Naomi Osaka.

Kemenangan di Flushing Meadows juga menandai kemenangan ke-100 Sabalenka di ajang Grand Slam, dengan persentase kemenangan hampir 80%. Di antara petenis aktif, hanya Iga Swiatek yang memiliki rekor lebih baik.

Anisimova Tumbang di Final

Meski datang dengan catatan head-to-head lebih baik (6-3), Anisimova tidak mampu mengatasi tekanan Sabalenka di partai final. Petenis Amerika Serikat itu mencatat 29 unforced error, lebih banyak dibanding 22 winner yang ia hasilkan. Sebaliknya, Sabalenka bermain lebih stabil dengan 13 winner dan hanya 15 kesalahan sendiri.

Momentum pertandingan terlihat jelas saat Sabalenka mampu memanfaatkan lima dari enam break point. Meski Anisimova sempat menyamakan kedudukan di set kedua hingga memaksa tiebreak, Sabalenka tetap tampil tenang untuk mengunci gelar juara lewat match point ketiga.

Dalam upacara penghargaan, Anisimova memberikan apresiasi. “Saya kagum dengan pencapaian Anda. Selamat untuk Anda dan tim, kalian luar biasa,” ucapnya dikutip Antara.

Berkat pencapaiannya di US Open, Anisimova kini naik ke peringkat 4 dunia versi WTA.

Peneguhan Status Juara

Dengan keberhasilan mempertahankan gelar US Open, Sabalenka menegaskan dirinya sebagai salah satu ikon tenis modern. Bukan hanya soal kekuatan pukulan, tapi juga ketangguhan mental di panggung terbesar dunia.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru