Loading
Alvaro Arbeloa ditunjuk menjadi pelatih Real Madrid pada Selasa (13/1/2026). Realmadrid.com
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Real Madrid resmi menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih tim utama untuk menggantikan Xabi Alonso, menyusul kekalahan dramatis 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol yang berlangsung di Arab Saudi, Senin (12/1/2026).
Pengumuman tersebut disampaikan klub melalui laman resminya pada Selasa. Manajemen Los Blancos menegaskan pergantian pelatih dilakukan melalui kesepakatan bersama dengan Alonso.
“Real Madrid mengumumkan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih tim utama. Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi internal dan kesepakatan bersama dengan Xabi Alonso,” tulis pernyataan resmi klub, seperti yang dikutip dari Antara.
Arbeloa Naik Kelas dari Castilla
Sebelum promosi ini, Arbeloa menjabat sebagai pelatih Real Madrid Castilla sejak Juni 2025. Ia juga dikenal sebagai sosok yang lama berkarya di lingkungan akademi Madrid sejak 2020, menangani berbagai kelompok usia sebelum dipercaya memimpin tim cadangan.
Penunjukan Arbeloa sekaligus mengakhiri periode delapan bulan yang penuh tekanan di era Alonso. Mantan gelandang Spanyol itu menghadapi sorotan tajam akibat performa tim yang naik-turun, konflik internal dengan sejumlah pemain termasuk Vinicius Junior, serta menurunnya dukungan dari ruang ganti.
Situasi tersebut membuat Real Madrid kini tertinggal empat poin dari Barcelona di klasemen sementara LaLiga, kondisi yang dinilai manajemen perlu segera dibenahi.
Legenda Madrid Ambil Alih Kendali
Sebagai mantan pemain Real Madrid, Arbeloa bukan sosok asing bagi publik Santiago Bernabeu. Ia membela Madrid pada periode 2009–2016 dan ikut mempersembahkan delapan gelar juara, termasuk dua Liga Champions dan satu gelar LaLiga.
Di level internasional, Arbeloa juga menjadi bagian dari generasi emas timnas Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010 serta Piala Eropa 2008 dan 2012.
Sementara itu, Xabi Alonso sejatinya datang ke Madrid pada awal musim dengan reputasi mentereng dan kontrak jangka panjang hingga Juni 2028, setelah mencetak sejarah bersama Bayer Leverkusen dengan meraih gelar Bundesliga dan DFB-Pokal dalam satu musim.