Loading
Jose Mourinho. ANTARA FOTO/Reuters-Alberto Lingria/hp.
JAKARTA ARAHKITA.COM - Pelatih kawakan asal Portugal, Jose Mourinho, dengan tegas membantah rumor yang mengaitkannya dengan kemungkinan kembali menangani Real Madrid. Mourinho menyebut spekulasi tersebut tidak lebih dari cerita berlebihan yang kerap muncul setiap kali kursi pelatih Los Blancos berada dalam situasi tidak menentu.
“Jangan libatkan saya dalam sinetron. Ada banyak sinetron yang bagus, tapi itu terlalu panjang. Anda bisa melewatkan satu atau dua episode lalu kehilangan alurnya. Jangan libatkan saya, saya tidak menonton sinetron,” ujar Mourinho, dikutip dari talkSPORT, Selasa (20/1/2026).
Isu tersebut mencuat setelah Real Madrid secara mengejutkan memutus kerja sama dengan Xabi Alonso, meski pelatih asal Spanyol itu baru menangani tim selama tujuh bulan. Sebagai langkah cepat, manajemen klub menunjuk Alvaro Arbeloa, yang sebelumnya melatih tim Castilla dalam setengah musim terakhir.
Namun, dalam pengumuman resminya, Real Madrid tidak menjelaskan durasi kontrak Arbeloa. Situasi ini memicu spekulasi luas di media Eropa, yang mulai mengaitkan sejumlah nama besar sebagai kandidat pelatih permanen.
Beberapa media menyebut nama Jurgen Klopp hingga mantan pelatih Chelsea Enzo Maresca sebagai opsi potensial. Nama Mourinho pun kembali mencuat, terutama mengingat rekam jejaknya bersama klub ibu kota Spanyol tersebut.
Mourinho pernah menukangi Real Madrid pada periode 2010 hingga 2013, dengan torehan prestasi yang cukup impresif. Selama tiga musim, ia mempersembahkan satu gelar Liga Spanyol, satu Copa del Rey, dan satu Piala Super Spanyol. Dari total 178 pertandingan di semua kompetisi, Mourinho mencatatkan 128 kemenangan, menjadikannya salah satu pelatih tersukses dalam sejarah modern klub.
Saat ini, fokus Real Madrid tertuju pada lanjutan Liga Champions. Los Blancos dijadwalkan menjamu AS Monaco pada laga kedua terakhir fase liga, Rabu (21/1/2026) pukul 03.00 WIB.
Sementara itu, Mourinho yang kini menangani Benfica akan menjalani laga berat dengan bertandang ke Turin untuk menghadapi Juventus pada pertandingan Liga Champions keesokan harinya.