Loading
Laga antara Rajawali Medan (kuning) melawan Pelita Jaya (biru) pada laga lanjutan IBL 2026 di GOR Unimed, Rabu malam .ANTARA/Juraidi
DELI SERDANG, ARAHKITA.COM – Tren negatif masih membayangi Rajawali Medan di awal musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Rajawali kembali harus menelan pil pahit usai takluk dari tamunya, Pelita Jaya Jakarta, dengan skor telak 66–88.
Laga yang digelar di GOR Universitas Negeri Medan (Unimed), Deli Serdang, Rabu (28/1/2026) malam, menjadi kekalahan kandang ketiga secara beruntun bagi Rajawali Medan—hasil yang jelas menyisakan pekerjaan rumah besar bagi tim tuan rumah.
Awal Ketat, Pelita Jaya Lebih Efektif
Rajawali Medan mencoba langsung tampil agresif sejak kuarter pertama dengan tempo cepat. Kombinasi Antonio Kurtis Hester, James Majok, hingga Likeme Victor Conrad sempat merepotkan barisan pertahanan lawan. Namun Pelita Jaya datang ke Medan dengan target jelas: poin penuh.
Kejar-kejaran angka pun tak terhindarkan. Meski berlangsung ketat, Pelita Jaya mampu menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 17–16 berkat permainan rapi dan efektif.
Kuarter Kedua Jadi Titik Balik
Didorong penuh sorakan penonton, Rajawali berusaha bangkit di kuarter kedua. Sayangnya, dominasi yang diharapkan tak sepenuhnya terwujud. Pelita Jaya justru tampil lebih tenang, sabar membangun serangan, dan mulai mengendalikan ritme pertandingan.
Perlahan tapi pasti, tim tamu menjauh dan menutup paruh pertama laga dengan keunggulan 41–36.
Sempat Memimpin, Lalu Kehilangan Momentum
Memasuki kuarter ketiga, Rajawali Medan kembali menunjukkan perlawanan. Mereka sempat membalikkan keadaan dan unggul 42–41, memicu optimisme publik tuan rumah. Namun momen itu tak bertahan lama.
Pelita Jaya merespons cepat, kembali mengambil alih permainan, dan memanfaatkan tembakan jarak jauh untuk menjauhkan selisih. Kuarter ketiga pun ditutup dengan keunggulan Pelita Jaya 65–50.
Kuarter Penentuan Milik Tim Tamu
Tertinggal cukup jauh, Rajawali mencoba bermain lebih agresif di kuarter keempat, termasuk lewat upaya tembakan tiga angka. Namun Pelita Jaya tampil disiplin dan tak memberi banyak celah.
Baru dua menit berjalan, keunggulan Pelita Jaya sudah melebar menjadi 70–51. Meski Rajawali sempat memperkecil jarak hingga 60–74, tim tamu tetap bermain aman hingga akhirnya memastikan kemenangan dengan skor akhir 86–66.
Tiga Laga Kandang, Tiga Kekalahan
Kekalahan ini menambah daftar hasil minor Rajawali Medan di kandang sendiri. Sebelumnya, mereka juga tumbang saat menjamu Satria Muda Pertamina dan Bogor Hornbills. Tiga laga kandang, tiga kekalahan—catatan yang tentu menjadi alarm serius.
Pelatih Rajawali Medan, Efri Meldi, mengakui absennya Brandon yang mengalami cedera bahu sangat memengaruhi performa tim, terutama dalam menjaga keseimbangan permainan.
“Absennya Brandon memang terasa sekali. Di sisi lain, kontribusi pemain lokal juga belum maksimal. Tapi saya tetap mengapresiasi perjuangan anak-anak yang sudah bermain sekuat tenaga meski hasilnya belum sesuai harapan,” ujarnya usai laga dikutip Antara.