Loading
Pelatih Arsenal Mikel Arteta. (Arsenal)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Arsenal berada dalam posisi menguntungkan jelang leg kedua semifinal Piala Liga Inggris 2025/2026 kontra Chelsea. The Gunners akan menjamu rival sekota mereka di Stadion Emirates, London, pada Rabu (4/2/2026) dini hari WIB, dengan bekal kemenangan 3-2 pada pertemuan pertama.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menilai bermain di kandang sendiri menjadi faktor penting yang harus dimaksimalkan oleh timnya. Namun, ia menegaskan keuntungan tersebut tidak akan berarti apa pun tanpa performa yang tepat di atas lapangan.
“Kami bermain di kandang dan itu tentu menjadi keuntungan. Tapi kami harus benar-benar memanfaatkannya dengan cara kami menjalani pertandingan dan memenangkannya,” ujar Arteta, dikutip dari laman resmi Arsenal, Selasa (3/2/2026).
Pelatih asal Spanyol itu juga menekankan pentingnya dukungan penuh suporter Emirates dalam laga krusial tersebut. Menurutnya, atmosfer stadion dapat menjadi pembeda saat menghadapi Chelsea yang sedang berada dalam tren positif.
Arteta tidak ingin keunggulan agregat dari leg pertama di Stamford Bridge terbuang sia-sia. Ia menilai momentum saat ini harus dijaga agar Arsenal bisa melangkah ke partai puncak.
“Kami sedang berusaha menciptakan sesuatu yang spesial. Jika semua bersatu, kami bisa mewujudkannya,” kata Arteta.
Meski unggul, Arsenal tetap mewaspadai Chelsea yang tampil impresif di bawah arahan pelatih baru mereka, Liam Rosenior. Bersama Rosenior, Chelsea mencatatkan lima kemenangan di Liga Inggris, satu kemenangan di Piala FA, serta dua kemenangan di Liga Champions UEFA.
Namun, Arteta melihat celah dari performa The Blues. Dari rangkaian kemenangan tersebut, Chelsea hanya dua kali mencatatkan clean sheet, sementara di laga lainnya mereka selalu kebobolan.
“Kami tahu kekuatan mereka, tetapi ada detail-detail yang bisa kami manfaatkan,” ucap Arteta.
Arsenal sendiri terakhir kali tampil di final Piala Liga Inggris pada musim 2017/2018 setelah menyingkirkan Chelsea di semifinal dengan agregat 2-1. Sayangnya, kala itu mereka harus mengakui keunggulan Manchester City dengan skor 0-3 di partai final.
Sementara itu, Chelsea terakhir kali mencapai final pada musim 2021/2022. Namun, mereka harus puas sebagai runner-up setelah kalah dramatis 10-11 dari Liverpool melalui adu penalti, usai bermain imbang tanpa gol selama 120 menit.
Dengan jarak yang semakin dekat ke final, Arsenal bertekad menuntaskan misi mereka di hadapan publik Emirates.
“Kami sudah sangat dekat ke final dan akan melakukan segalanya untuk sampai ke sana,” tutup Arteta.