Loading
Pelatih tim nasional Jerman Julian Nagelsmann. (ANTARA/DFB)
JAKARTA, ARAHKITA.COM — Timnas Jerman memang berhasil meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Swiss dalam laga persahabatan. Namun di balik kemenangan tersebut, ada catatan penting yang tak bisa diabaikan: lini belakang yang masih terlihat rapuh.
Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, secara terbuka mengakui bahwa timnya belum tampil solid saat bertahan, terutama ketika menghadapi tekanan di area sendiri.
Menurut Nagelsmann, performa pressing tinggi Jerman sebenarnya sudah cukup baik. Mereka mampu menekan lawan sejak awal dan menciptakan tekanan yang efektif. Namun, ketika harus bertahan lebih dalam, organisasi permainan justru melemah.
Baca juga:
Jerman Menang Dramatis 4-3 atas Swiss, Florian Wirtz Bersinar dengan Dua Gol dan Dua Assist“Kami terlalu pasif di beberapa situasi. Itu yang membuat lawan bisa memanfaatkan celah,” ujarnya.
Meski begitu, Nagelsmann tetap menilai kemenangan ini layak diraih. Jerman tampil agresif dan produktif di lini depan, bahkan menciptakan banyak peluang berbahaya sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini juga terasa spesial mengingat Swiss bukan lawan yang mudah. Sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Swiss dikenal memiliki pertahanan solid dan performa yang konsisten tanpa kekalahan di tahun 2025.
Di sisi lain, bintang muda Florian Wirtz menjadi sorotan utama. Ia mencetak dua gol penting yang memastikan kemenangan Jerman.
Wirtz mengaku tidak pernah meragukan kemampuan timnya, meskipun sempat tertinggal dua kali di babak pertama.
“Saya tidak khawatir. Kami punya kualitas untuk bangkit. Memang, gol-gol mereka seharusnya bisa dihindari, tapi yang terpenting kami mencetak lebih banyak,” katanya.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan yang digelar di Stadion St Jakob Park, Basel, berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal.
Swiss lebih dulu membuka keunggulan lewat Dan Ndoye pada menit ke-17. Jerman sempat membalas melalui Jonathan Tah (26’), namun tuan rumah kembali unggul lewat Breel Embolo di menit ke-41.
Menjelang akhir babak pertama, Serge Gnabry mencetak gol penyeimbang di masa injury time (45+2’), membuat skor menjadi 2-2 saat turun minum.
Di babak kedua, duel semakin sengit. Florian Wirtz membawa Jerman unggul pada menit ke-61, namun Swiss kembali menyamakan kedudukan lewat Joel Monteiro di menit ke-79.
Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Wirtz kembali muncul sebagai penentu kemenangan lewat gol keduanya di menit ke-85.
Catatan Penting dari Laga Ini
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Jerman atas Swiss sejak tahun 2008. Sebelumnya, kedua tim terakhir bertemu di Euro 2024 dengan hasil imbang 1-1 dikutip Antara.
Meski menang, pertandingan ini memperlihatkan dua wajah Jerman: tajam dan kreatif di lini depan, tetapi masih rentan di lini belakang.
Jika tidak segera diperbaiki, kelemahan ini bisa menjadi masalah besar saat menghadapi tim-tim dengan kualitas serangan lebih tinggi di kompetisi resmi mendatang.