Loading
Janice Tjen terhenti di babak kedua Madrid Open 2026 usai kalah dari Liudmila Samsonova. (Antaranews)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Langkah petenis muda Indonesia, Janice Tjen, harus terhenti di babak kedua Madrid Open 2026 setelah menghadapi lawan tangguh, Liudmila Samsonova.
Bertanding di Lapangan 8 Caja Mágica, Jumat (24/4/2026), Janice tak mampu membendung permainan solid unggulan ke-20 tersebut. Ia harus mengakui keunggulan Samsonova dalam dua set langsung dengan skor 6-2, 6-1.
Sejak awal pertandingan, Samsonova tampil dominan. Servis kerasnya menjadi senjata utama yang sulit diantisipasi Janice. Statistik menunjukkan performa impresif dari petenis asal Rusia itu—ia mencatatkan persentase masuk servis pertama mencapai 82,6 persen dan memenangkan lebih dari 84 persen poin dari situasi tersebut.
Memasuki set kedua, tekanan semakin meningkat. Samsonova bermain semakin rapi tanpa melakukan double fault, sekaligus sukses memanfaatkan tiga dari empat peluang break point. Konsistensi ini membuatnya menutup pertandingan dengan meyakinkan.
Saat ini, Samsonova yang berada di peringkat 20 dunia akan melaju ke babak ketiga dan menunggu pemenang duel antara Linda Noskova dan Emiliana Arango.
Performa Janice Mulai Menunjukkan Perkembangan
Meski harus tersingkir, penampilan Janice di Madrid menjadi sinyal positif. Ia berhasil memutus tren kurang baik setelah sebelumnya selalu terhenti di babak pertama dalam empat turnamen beruntun.
Beberapa turnamen yang dilalui antara lain:
Di Madrid, setidaknya Janice mampu melangkah lebih jauh—sebuah progres yang patut diapresiasi dalam proses pengembangan kariernya di level internasional.
Harapan Berlanjut di Nomor Ganda
Perjalanan Janice di Madrid belum sepenuhnya berakhir. Ia masih akan tampil di nomor ganda bersama Aldila Sutjiadi.Pasangan ini bukan tanpa prestasi. Mereka pernah meraih gelar juara di Chennai Open (WTA 250) pada November 2025, sekaligus mempertegas potensi mereka sebagai duet yang solid dikutip Antara.
Di babak 16 besar, Janice/Aldila akan menghadapi pemenang dari laga antara pasangan Jepang–Taipei, Eri Hozumi/Fang-Hsien Wu, atau unggulan keenam Cristina Bucsa/Nicole Melichar-Martinez.
Dengan pengalaman dan chemistry yang sudah terbangun, peluang untuk melangkah lebih jauh di nomor ganda masih terbuka lebar.