Loading
Arsip - Pesepak bola Timnas Indonesia U-17 mengikuti latihan menjelang laga ASEAN U-17 Boys Championship atau AFF U-17 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (15/4/2026). ANTARA FOTO
AKARTA, ARAHKITA.COM — Langkah Timnas U17 Indonesia di Piala Asia U17 2026 resmi terhenti setelah kalah 1-3 dari Timnas U17 Jepang pada laga terakhir Grup B di Lapangan A Komplek Stadion King Abdullah Sports City Training, Jeddah, Selasa (12/5/2026) waktu setempat.
Hasil tersebut membuat skuad Garuda Muda gagal melangkah ke perempat final sekaligus kehilangan tiket menuju Piala Dunia U17. Indonesia menutup fase grup di posisi juru kunci dengan koleksi tiga poin dari tiga pertandingan.
Sementara itu, Jepang tampil sempurna dengan meraih sembilan poin dari tiga laga dan memastikan diri lolos ke babak perempat final sebagai juara Grup B. Tiket lainnya dari grup ini diraih Timnas U17 China yang finis di posisi kedua usai menang 2-0 atas Qatar.
Sejak peluit awal dibunyikan, Jepang langsung tampil agresif dan menekan lini pertahanan Indonesia. Tim Samurai Biru beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, termasuk melalui tendangan Eito Tataki yang masih melambung di atas mistar gawang.
Dominasi Jepang akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-28. Ryoma Tsuyoneshi berhasil mencetak gol lewat sontekan di depan gawang yang membuat Jepang unggul 1-0.
Indonesia berusaha bertahan dari tekanan bertubi-tubi Jepang. Kiper Mike Rajasa sempat melakukan penyelamatan penting saat menghalau tembakan jarak jauh Rekuto Shiraogawa.
Meski terus ditekan hingga akhir babak pertama, Indonesia mampu menjaga skor tetap 1-0 sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, Jepang kembali mengambil kendali permainan dan terus menggempur pertahanan Garuda Muda. Hasilnya, kapten Jepang Takeshi Wada sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-58.
Indonesia sempat membuka asa setelah Peres Tjoe mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit ke-70. Gol tersebut memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dan membangkitkan semangat permainan Indonesia.
Namun Jepang segera merespons cepat. Dua menit berselang, pemain pengganti Arata Okamoto mencetak gol ketiga yang membuat skor berubah menjadi 3-1.
Pada sisa pertandingan, Jepang tetap mendominasi penguasaan bola, sementara Indonesia mencoba mencari peluang tambahan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 untuk kemenangan Jepang tidak berubah.
Sebelumnya, pelatih Timnas U17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto sempat menyatakan optimismenya jelang laga kontra Jepang.
“Apa pun bisa terjadi kontra Jepang,” ujar Kurniawan sebelum pertandingan.
Meski gagal melaju ke fase berikutnya, perjuangan Timnas U17 Indonesia diharapkan menjadi pengalaman berharga untuk pembinaan pemain muda ke depan.