Kamis, 15 Oktober 2026

Roberto Martinez Resmi Mundur dari Timnas Portugal Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026


 Roberto Martinez Resmi Mundur dari Timnas Portugal Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026 Roberto Martinez Resmi Mundur dari Timnas Portugal Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026. (Ilustrasi AI)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Roberto Martinez resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Portugal setelah langkah Selecao das Quinas terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kekalahan tipis 0-1 dari Spanyol menjadi penutup perjalanan Portugal sekaligus mengakhiri era kepemimpinannya.

Laga yang berlangsung di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB, berakhir menyakitkan bagi Portugal. Gol telat Mikel Merino pada menit ke-90+1 memastikan kemenangan Spanyol sekaligus mengubur harapan Portugal melangkah ke perempat final.

Tak lama setelah pertandingan usai, Martinez mengumumkan keputusan yang mengejutkan banyak pihak: mundur dari kursi pelatih.

"Ini adalah akhir dari sebuah siklus. Penting bagi tim untuk memiliki suara baru dan pemimpin baru," ujar Martinez seperti dikutip TNT Sports.

Pelatih asal Spanyol itu mengaku membawa banyak kenangan indah selama menangani Portugal selama tiga setengah tahun.

"Saya akan membawa semua kenangan ini bersama saya. Saya berharap Portugal juga memiliki kenangan indah selama tiga setengah tahun saya menjadi pelatih. Ini adalah pengalaman terbaik dalam hidup saya," katanya.

Keputusan Diambil Setelah Gagal Wujudkan Target Juara

Martinez menegaskan pengunduran dirinya bukan keputusan yang sudah direncanakan sebelum turnamen dimulai.

Sejak tiba di Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026, ia hanya memiliki satu target, yakni membawa Portugal meraih gelar juara dunia pertama dalam sejarah.

Namun, setelah target tersebut gagal tercapai, Martinez merasa sudah saatnya memberi kesempatan kepada sosok baru untuk memimpin tim nasional.

"Saya datang dengan tujuan memenangkan Piala Dunia, dan karena saya tidak berhasil melakukannya, tidak masuk akal bagi saya untuk terus melatih Portugal," ujarnya.

Rekam Jejak Roberto Martinez Bersama Portugal

Martinez mulai menangani Portugal pada Januari 2023 setelah mengakhiri masa kepelatihannya bersama Belgia.

Selama sekitar tiga setengah tahun, ia mencatat sejumlah pencapaian penting, di antaranya:

  • Mencapai perempat final Piala Eropa 2024.

  • Menjuarai UEFA Nations League 2025 setelah mengalahkan Spanyol melalui adu penalti.

  • Mengantar Portugal lolos hingga babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Di fase grup Piala Dunia 2026, Portugal finis sebagai runner-up Grup G setelah bermain imbang melawan Republik Demokratik Kongo dan Kolombia, serta menang telak 5-0 atas Uzbekistan.

Pada babak 32 besar, Portugal berhasil menyingkirkan Kroasia lewat gol dramatis di menit-menit akhir sebelum akhirnya dihentikan rival sesama Eropa, Spanyol.

Akhir Era Cristiano Ronaldo di Piala Dunia

Laga melawan Spanyol juga memiliki makna emosional bagi Portugal karena menjadi penampilan terakhir Cristiano Ronaldo di ajang Piala Dunia.

Penyerang berusia 41 tahun itu sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa Piala Dunia 2026 merupakan turnamen terakhirnya bersama tim nasional Portugal di panggung sepak bola dunia.

Meski gagal mengakhiri karier Piala Dunia dengan trofi, Ronaldo tetap meninggalkan warisan besar sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah Portugal dilansir Antara.

Portugal Bersiap Menatap Piala Dunia 2030

Usai kegagalan di Piala Dunia 2026 dan berakhirnya era Roberto Martinez, Portugal kini bersiap membuka lembaran baru.

Selain mencari pelatih anyar, federasi sepak bola Portugal juga akan mengalihkan fokus menuju Piala Dunia 2030, di mana Portugal akan menjadi salah satu tuan rumah bersama Spanyol dan Maroko.

Perubahan di kursi pelatih diyakini menjadi langkah awal regenerasi Selecao das Quinas untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru