Stellantis Gelontorkan Rp21 Triliun di Prancis, Siapkan Tiga Mobil Peugeot Listrik dan Hybrid Baru


 Stellantis Gelontorkan Rp21 Triliun di Prancis, Siapkan Tiga Mobil Peugeot Listrik dan Hybrid Baru Mobil Citroen Basalt versi mock up yang akan dihadirkan di Indonesia, saat ditampilkan di Stellantis, Paris, Perancis. (Antara)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Stellantis mengumumkan investasi lebih dari 1 miliar euro atau sekitar Rp21 triliun di Prancis untuk mendukung pengembangan dan produksi tiga model Peugeot generasi mendatang yang akan hadir dalam versi listrik dan hybrid. Ketiga kendaraan tersebut akan dibangun menggunakan platform baru STLA One dan mulai dirakit di fasilitas Mulhouse, Alsace, Prancis, pada 2029.

Langkah besar ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang FaSTLAne 2030 yang diperkenalkan Stellantis pada Mei lalu. Melalui strategi tersebut, perusahaan berfokus pada pengembangan platform global baru, teknologi kendaraan masa depan, serta sistem penggerak yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Investasi tersebut tidak hanya mendukung pengembangan platform STLA One di Prancis, tetapi juga memastikan kesiapan produksi industri untuk tiga model Peugeot baru yang akan bersaing di segmen C. Segmen ini merupakan salah satu pasar terbesar di Eropa dengan kontribusi sekitar 30 persen dari total penjualan mobil di kawasan tersebut.

CEO Stellantis Antonio Filosa mengatakan Prancis menjadi representasi nyata dari strategi global perusahaan dalam menggabungkan skala bisnis internasional dengan kebutuhan pasar lokal.

“Prancis menjadi contoh sempurna dari strategi global Stellantis yang kami presentasikan dalam rencana FaSTLAne 2030, di mana skala global kami, pemahaman mendalam terhadap pasar lokal, dan kekuatan merek-merek kami berpadu untuk memenuhi bahkan melampaui harapan pelanggan,” kata Antonio Filosa melalui siaran pers resmi, Rabu (3/6/2026). 

Platform STLA One menjadi fondasi penting dalam strategi tersebut. Arsitektur modular ini dirancang fleksibel untuk berbagai ukuran kendaraan dan jenis sistem penggerak, mulai dari hybrid hingga kendaraan listrik murni. Selain mempercepat proses pengembangan produk, platform ini juga ditargetkan mampu meningkatkan efisiensi biaya hingga 20 persen melalui penyederhanaan proses produksi dalam skala besar.

Peugeot menjadi merek pertama dalam grup Stellantis yang akan menggunakan STLA One. Pabrikan asal Prancis itu juga masuk dalam empat merek global Stellantis dengan potensi terbesar dari sisi volume penjualan maupun profitabilitas.

Ketiga model Peugeot yang akan datang nantinya tersedia dalam pilihan 100 persen listrik maupun hybrid, sejalan dengan tren elektrifikasi yang semakin kuat di pasar otomotif Eropa.

Produksi kendaraan baru tersebut di pabrik Mulhouse juga menjadi bukti ambisi Stellantis untuk menggabungkan transformasi elektrifikasi dengan performa industri yang tetap kompetitif. Fasilitas yang mempekerjakan sekitar 4.500 karyawan itu merupakan salah satu aset bersejarah perusahaan dan memiliki peran penting dalam strategi jangka panjang di Prancis.

Dengan hadirnya proyek baru ini, tingkat utilisasi pabrik diperkirakan meningkat sekaligus memberikan kepastian masa depan bagi fasilitas tersebut di tengah perubahan besar yang sedang berlangsung di industri otomotif global.

Stellantis juga menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen pemerintah Prancis dalam mendorong dekarbonisasi sektor transportasi melalui berbagai insentif kendaraan ramah lingkungan. Perusahaan menilai dukungan terhadap kebijakan industri yang kompetitif, termasuk inisiatif “Made in Europe”, menjadi faktor penting yang menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Menurut Stellantis, berbagai kebijakan tersebut berperan besar dalam mendukung keputusan investasi jangka panjang perusahaan sekaligus memperkuat daya saing industri otomotif Eropa di era elektrifikasi.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Otomotif Terbaru