Loading
Agar keberuntungan terjamin, pengantin wanita harus melangkahkan kaki kanannya t
DI MASA lalu, pesta pernikahan dipandang sebagai acara dimana semua orang dalam kondisi rentan terhadap kesialan dan gangguan roh jahat. Akibatnya, terkumpullah sejumlah kepercayaan dan tahayul.
Beberapa di antaranya telah dikenal luas, misalnya larangan bagi pengantin pria untuk melihat mempelainya berbusana pengantin sebelum hari upacara. Bagaimana dengan beberapa kepercayaan dan tahayul yang kurang dikenal berikut ini?
Di beberapa tempat, calon pengantin pria mengirimkan anggota keluarganya untuk menyatakan minatnya terhadap calon pengantin wanita. Jika dalam perjalanan mereka melihat seorang pria buta, seorang biarawan atau seorang wanita hamil maka perkawinan mereka dianggap akan celaka. Namun, jika mereka melihat seekor kambing betina, burung merpati atau serigala, maka perkawinan mereka akan mendatangkan banyak kemujuran.
Keberuntungan akan datang jika seminggu sebelum hari pernikahan mempelai menggunakan sepatunya sebagai wadah untuk memberi makan kucing.
Kesialan akan menimpa jika pengantin wanita membuat sendiri busana pengantinnya. Jika busana pengantin disewa, maka berarti si pemilik akan menerima kemujuran, dan si penyewa akan tertimpa kemalangan.
Baca juga:
Tahayul Pernikahan? Wouw Seram.....Jika pengantin wanita menemukan seekor laba-laba dalam busana pengantinnnya, maka ini berarti kemujuran.
Perkawinan akan dipenuhi keberuntungan jika satu sampai dua hari menjelang hari pernikahan terjadi bulan purnama. Nasib sial jika pada hari pernikahan melihat: sebuah liang kubur terbuka, seekor babi atau seekor kadal, atau mendengar ayam jantan berkokok.
Nasib sial jika pada hari pernikahan melihat: sebuah pelangi, seekor kucing hitam atau seorang penyapu cerobong asap. Keberuntungan akan datang jika pengantin wanita bercermin setalah busananya terpasang lengkap, tetapi tidak boleh mengulang bercermin.
Pakailah sepasang anting-anting pada hari pernikahan, maka Anda akan selalu bahagia. Jika lilin yang dinyalakan pada pesta pernikahan tiba-tiba memercik, artinya ada roh jahat mendekat.
Pengucapan ikrar perkawinan di akhir jam dianggap membawa sial. Akan lebih banyak membawa untung jika pengantin pria tiba di gereja sebelum pengantin wanita.
Agar keberuntungan terjamin, pengantin wanita harus melangkahkan kaki kanannya terlebih dahulu saat masuk ke gereja.
Tahayul di negeri Tiongkok mempercayai bahwa menudungi pengantin wanita dengan payung merah berarti melindunginya dari roh-roh jahat.
Jika seorang wanita menitikkan air mata pada hari pernikahannya, maka ia tak akan pernah menagis lagi sepanjang hidup perkawinannya.
Jika seorang pengantin wanita merobekkan rok pengantinnya, berarti perkawinannya akan berakhir dengan kematian. Hindari kombinasi bunga warna merah dan putih, karena keduanya melambangkan darah dan perban.
Jika kedua mempelai memiliki nama keluarga yang huruf depannya sama, maka dianggap membawa kesialan. Merngubah nama, bukan huruf, berarti mengubah nasib menjadi lebih buruk, bukannya lebih baik.
Akan terjadi kesialan jika pengantin wanita masuk ke rumah barunya dengan melangkahkan kaki kirinya terlebih dahulu. Tak diragukan lagi, nampaknya setiap orang memang harus sangat berhati-hati di hari penikahannya![Berbagai sumber]