Waspada! Foto Publik di Instagram Kini Bisa Dipakai AI, Begini Cara Menonaktifkan Muse Image. (Ilustrasi AI)
PENGGUNA Instagram perlu lebih waspada. Meta mulai memperkenalkan fitur kecerdasan buatan (AI) terbaru bernama Muse Image yang memungkinkan foto dari akun publik digunakan untuk membuat atau mengedit gambar berbasis AI.
Fitur ini langsung menuai perdebatan karena dinilai membuka celah penyalahgunaan identitas digital. Meski disebut sebagai sarana kreativitas, banyak pihak mempertanyakan soal persetujuan pemilik foto hingga potensi meningkatnya kejahatan siber.
Dilansir dari The Independent, seluruh akun Instagram yang bersifat publik akan otomatis masuk dalam sistem Muse Image. Jika tidak ingin foto dimanfaatkan AI, pengguna harus menonaktifkannya sendiri melalui pengaturan aplikasi.
Apa Itu Muse Image?
Muse Image merupakan fitur AI terbaru dari Meta yang memungkinkan pengguna membuat gambar baru menggunakan foto yang berasal dari akun Instagram publik.
Meta menyebut fitur ini sebagai "mitra kreatif" bagi miliaran pengguna Instagram di seluruh dunia.
"Orang datang ke aplikasi kami untuk terhubung dan berbagi. Muse Image memberikan cara baru yang kreatif untuk melakukannya," ujar juru bicara Meta kepada The Independent.
Namun, kehadiran fitur ini justru memicu kritik. Banyak pengguna merasa foto mereka bisa dimanfaatkan tanpa persetujuan langsung, sementara pakar keamanan siber mengingatkan adanya risiko penyalahgunaan identitas.
Cara Menonaktifkan Muse Image di Instagram
Bagi pengguna yang tidak ingin foto publiknya digunakan oleh AI Meta, fitur ini dapat dimatikan melalui pengaturan aplikasi.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
Perlu diketahui, nama menu bisa sedikit berbeda tergantung versi aplikasi yang digunakan.
Selain itu, menonaktifkan fitur ini tidak akan menghapus gambar AI yang mungkin sudah telanjur dibuat sebelumnya.
Siapa yang Terdampak?
Meta menjelaskan bahwa akun pribadi serta akun milik pengguna berusia di bawah 18 tahun secara otomatis tidak akan ikut dalam fitur Muse Image.
Sebaliknya, akun publik akan diaktifkan secara otomatis sehingga pengguna dewasa perlu mematikannya sendiri jika tidak ingin fotonya digunakan.
Saat ini Muse Image masih diluncurkan secara bertahap dan baru tersedia secara terbatas, dimulai dari Amerika Serikat.
Pakar Siber Ingatkan Risiko Deepfake
Kekhawatiran terbesar datang dari kalangan keamanan siber. Mereka menilai kemudahan membuat gambar AI dari foto publik dapat memperbesar risiko penyalahgunaan identitas.
Teknologi deepfake kini semakin realistis dan telah banyak dimanfaatkan pelaku kejahatan digital untuk melakukan penipuan, pemerasan, hingga rekayasa sosial.
Foto hasil manipulasi AI juga berpotensi digunakan untuk menyebarkan informasi palsu, mencemarkan nama baik seseorang, atau menyamar sebagai orang lain dalam berbagai modus kejahatan.
Dalam analisis yang dikutip The Independent, para pakar menyebut bahwa kemudahan menghasilkan gambar AI dari profil publik dapat menurunkan hambatan bagi pelaku kejahatan untuk membuat identitas palsu yang tampak meyakinkan.
Meta Klaim Sudah Menyiapkan Pengamanan
Menanggapi kritik tersebut, Meta menyatakan Muse Image telah dibangun dengan berbagai kontrol dan sistem pengamanan.
Perusahaan juga menegaskan akan mengambil tindakan terhadap konten yang melanggar Standar Komunitas mereka.
Meski demikian, sejumlah pengamat menilai pengguna tetap perlu memahami pengaturan privasi akun masing-masing agar dapat mengendalikan bagaimana foto mereka digunakan di era kecerdasan buatan.