Selasa, 27 Januari 2026

Cerita Mistik di Balik Pesona 3 Destinasi Wisata NTT


 Cerita Mistik di Balik Pesona 3 Destinasi Wisata NTT Di balik pesona danau tiga warna, Danau Kelimutu, tersimpan banyak cerita atau legenda mistis. (Net)

BANYAK sekali destinasi pariwisata menarik di NTT. Provinsi kepulauan ini memang sangat terkenal dengan pesona alamnya yang eksotik bak surga di bumi. Sebut saja pesona Labuan Bajo dengan Pulau Komodo dan beberapa pulau di sekitarnya yang sangat indah.

Juga Danau 3 warna Kelimutu yang melegenda. Apalagi Pulau Sumba yang merupakan pulau terindah di dunia versi Majalah Jerman, Fokus. Fokos menyebut Pulau Sumba sebagai The Best Beautiful Island in the world.

Selain itu masih ada sejumlah destinasi wisata di NTT yang bertebaran di lebih kurang 500 pulau yang ada di provinsi nan indah itu. Kalau Anda dari daerah lain yang ingin ke NTT, cobalah datang ke sana, pasti tidak kecewa.

Namun, siapa sangka, di balik pesona keindahan destinasi wisata NTT yang sangat indah, bak “sepotong surga yang ditempatkan Tuhan di bumi itu”, ternyata menyimpan berbagai cerita mistik yang apabila diceritakan bisa membuat bulu kuduk merinding.

Di sini disebutkan beberapa destinasi yang menyimpan cerita-cerita mistik. Edisi ini hanya menyebut beberapa yang memang sangat terkenal. Keterkenalannya sudah menjadi konsumsi publik. Bukan berarti di daerah lain di NTT kurang nuansa mistisnya. Arahkita.com akan mengulasnya di lain edisi.

  1. Danau Kelimutu

Danau 3 warna Kelimutu memang menjadi sebuah destinasi di NTT yang sudah dikenal masyarakat luas di dunia. Kelimutu merupakan sebuah destinasi yang sangat digemari para pelancong dari manca negara dan dalam negeri. Kalau para wiatawan yang datang ke NTT, biasanya mencoba menyisihkan waktunya untuk mampir ke Danau 3 warna Kelimutu.

Namun, di balik pesona danau tiga warna itu tersimpan banyak cerita atau legenda mistis. Bahkan legenda itu menjadi daya tarik dan pesona tersendiri yang selalu menarik siapa pun untuk datang ke danau 3 warna di Gunung Kelimutu demi menikmati pesona danau tersebut.

Berdasarkan cerita yang begitu populer di tengah masyarakat Ende, bahwa di Danau Kelimutu itulah tempat bersemayam para leluhur masyarakat suku Ende. Dan perubahan warna air danau yang sering terjadi itu berkaitan dengan perilaku para arwah yang menghuni danau tersebut. Kadang air yang berwarna merah berubah jadi cokelat, itu ada kaitan dengan perilaku para leluhur.

Tiwu Ata Mbupu, Tiwu Nura Nuri Koo Tai dan Tiwu Ata Polo, yang masing-masing mewakili roh nenek moyang bagi seluruh suku di Ende. 

  1. Danau Seraya

Danau Seraya berlokasi di bagian utara Labuan Bajo, yang kini keberadaannya menjadi kebanggaan Indonesia dan semakin mendunia karena ada hewan purba, dinosaurus-komodo. Hewan purba paling terakhir di bumi yang masih tersisa.

Keindahan Danau Seraya tidak dapat diragukan. Apabila para wisatawan hendak ke Labuan Bajo sayang kalau Pulau Seraya dilewati.

Keindahan Danau ini tidak ada di areal Labuan Bajo lainnya, karena di danau yang sangat indah ini sangat cocok untuk aktivitas diving dan snorkeling.

Namun, siapa sangka di balik keindahan danau ini ada setumpuk cerita mistis. Danau ini, menurut warga Labuan Bajo menjadi pusat kerajaan jin atau kerajaan gaib. Karena itu, sering dilakukan ritual potong kambing untuk mencegah warga atau pengunjung kesurupan saat berwisata di situ.

  1. Danau Ranamese 

Danau Ranamese adalah sebuah danau purba yang terletak di Manggarai Timur. Danau ini memiliki pesona yang sangat indah. Danau ini sangat sejuk karena diselimuti daun-daun pohon yang sangat rimbun. Danau ini diapit oleh dua gunung, yaitu Gunung Mandosawu di Manggarai dan Gunung Ranaka, puncak tertinggi di Manggarai.

Danau purba yang sangat indah dan tenang ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat healing, tempat kontemplasi mencari inspirasi kehidupan.

Namun, jangan lupa bahwa di danau purba ini adalah pusat kerajaan jin di Manggarai. Orang yang punya indra ke 6 pasti tahu banyak berkeliaran makhluk astral, makluk gaib. Sehingga di danau ini aura mistisnya sangat tinggi. 

Di danau purba ini juga menjadi pusat medan pertarungan makhluk astral. Mahkhluk astral di danau lain atau di daerah lain sering datang untuk bertarung di danau purba ini. (Diolah dari berbagai sumber)

Editor : Farida Denura
Penulis : Thomas Koten

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Cerita Misteri Terbaru