alkshow Pintu dalam Coinfest Asia 2025 di Nuanu City, Tabanan, Kamis (21/8). (Foto: Istimewa)
BADUNG, BALI, ARAHKITA.COM – Bali kian dilirik sebagai pusat baru perdagangan aset kripto. Pulau Dewata, khususnya kawasan Canggu, dinilai memiliki ekosistem ideal karena menjadi rumah bagi komunitas digital nomad yang terus berkembang.
Salah satu perusahaan yang melihat potensi tersebut adalah Fasset, platform jual beli aset kripto asal Dubai, Uni Emirat Arab. Melalui acara “Fasset From Dubai to the World” di OXO The Factory, Canggu, Jumat (22/8/2025), Fasset menegaskan komitmennya mempertemukan inovasi global dengan potensi lokal.
“Canggu adalah titik temu yang strategis untuk membangun ekosistem keuangan masa depan. Kami ingin menghubungkan inovasi global dengan peluang lokal dan membuka ruang kolaborasi jangka panjang,” ujar Putri Madarina, Country Director Fasset Indonesia.
Fasset Perkenalkan Fasset Card di Indonesia
Dalam rangkaian Coinfest Asia Week 2025, Fasset juga memperkenalkan inovasi terbaru: Fasset Card, kartu pembayaran berbasis stablecoin USDT. Produk ini dirancang untuk memudahkan masyarakat menggunakan aset digital dalam transaksi sehari-hari, sekaligus memberi pengalaman yang aman dan teregulasi.
Peluncuran resmi Fasset Card di Indonesia akan dilakukan setelah seluruh izin regulator terpenuhi. Fasset menggandeng Mastercard dan salah satu bank besar nasional untuk memastikan layanan ini dapat diakses luas.
“Indonesia menjadi salah satu pasar prioritas kami berikutnya. Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang praktis, efisien, sekaligus aman,” kata Saad Pall, SVP Marketing and Growth Fasset Global.
Transaksi Tembus 1 Miliar Dolar AS
Hingga semester pertama 2025, Fasset mencatat volume transaksi lebih dari 1 miliar dolar AS. Capaian ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain global terkemuka di industri aset digital.
Tak hanya fokus pada ekspansi, Fasset juga menegaskan identitasnya sebagai platform aset digital berbasis syariah. Kurasi aset dilakukan secara ketat dengan melibatkan penasihat syariah independen, Mufti Faraz Adam. Selain itu, Fasset turut menghadirkan layanan zakat kripto melalui kerja sama dengan lembaga terpercaya.
Momentum di Coinfest Asia 2025
Kehadiran Fasset di Bali bertepatan dengan Coinfest Asia 2025, ajang terbesar industri Web3 di Asia. Fasset memanfaatkan momentum ini untuk memperluas jaringan, memperkenalkan inovasi, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan komunitas lokal maupun global.
“Kami ingin membangun hubungan jangka panjang yang bermanfaat bagi ekosistem Web3, termasuk bekerja sama dengan pemerintah, komunitas, dan lembaga keuangan di Indonesia,” tambah Saad dikutip Antara.
Dengan langkah ini, Bali tak hanya menjadi destinasi wisata internasional, tetapi juga bersiap menjelma sebagai salah satu pusat penting dalam peta perdagangan aset kripto global.