Loading
Arsip foto - Layar yang menampilkan logo IDX pada hari ulatng tahun ke-45 diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (10/8/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc/pri.
JAKARTA, ARAHKITA.COM — Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan penyesuaian (rebalancing) komposisi saham dalam Indeks LQ45. Aturan baru ini akan berlaku efektif mulai 2 Februari hingga 30 April 2026.
Dalam pembaruan kali ini, terjadi satu perubahan penting. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) masuk sebagai konstituen baru LQ45, menggantikan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES). Informasi tersebut disampaikan BEI melalui keterbukaan informasi pada Selasa (27/1/2026).
Daftar Saham LQ45 Periode 2 Februari–30 April 2026
Berikut komposisi terbaru saham-saham yang masuk dalam Indeks LQ45:
IDX30 dan IDX80 Juga Disesuaikan
Tak hanya LQ45, BEI juga mengumumkan perubahan komposisi untuk indeks lainnya.
Saham BUMI dan EMTK masuk sebagai konstituen baru, menggantikan ITMG dan SMGR.
Saham BREN, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) masuk indeks, menggantikan PT Avia Avian Tbk (AVIA), PT Perusahaan
Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), serta PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN).
Apa Arti Indeks Saham bagi Investor?
BEI menjelaskan bahwa indeks saham merupakan indikator statistik yang mencerminkan pergerakan harga sekelompok saham terpilih, berdasarkan metodologi dan kriteria tertentu, serta dievaluasi secara berkala dikutip Antara.
Sementara itu, Indeks LQ45 menjadi salah satu acuan utama pelaku pasar karena berisi saham-saham dengan likuiditas tinggi, kapitalisasi pasar besar, dan fundamental perusahaan yang dinilai solid.