Kamis, 05 Februari 2026

Update Harga Emas Pegadaian: Dua Produk Andalan Alami Koreksi


 Update Harga Emas Pegadaian: Dua Produk Andalan Alami Koreksi Ilustasi Emas batangan produksi Antam ANTARAHOAntam

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Harga emas batangan di Pegadaian kembali melemah pada perdagangan Minggu (1/2/2026). Berdasarkan data dari laman resmi Sahabat Pegadaian, dua produk emas populer, yakni Galeri24 dan UBS, tercatat mengalami penurunan signifikan hingga Rp190.000 per gram dibandingkan hari sebelumnya.

Harga emas Galeri24 kini dipatok di level Rp2.981.000 per gram, turun tajam dari sebelumnya Rp3.171.000 per gram. Penurunan serupa juga terjadi pada emas UBS yang kini dijual seharga Rp2.996.000 per gram, dari harga sebelumnya Rp3.186.000 per gram.

Pengamat pasar emas, Andi Prasetyo, menilai koreksi harga ini dipengaruhi oleh pergerakan pasar global dan aksi ambil untung investor.

“Penurunan harga emas ini tidak lepas dari tekanan global, termasuk penguatan dolar AS dan sentimen pasar yang cenderung wait and see. Kondisi ini membuat harga emas domestik ikut terkoreksi,” ujar Andi.

Emas Galeri24 tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau setara 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan pilihan berat mulai dari 0,5 gram hingga maksimal 500 gram.

Berikut daftar lengkap harga emas Pegadaian hari ini:

Harga Emas Galeri24

0,5 gram: Rp1.564.000

1 gram: Rp2.981.000

2 gram: Rp5.874.000

5 gram: Rp14.576.000

10 gram: Rp29.074.000

25 gram: Rp72.505.000

50 gram: Rp144.894.000

100 gram: Rp289.645.000

250 gram: Rp722.334.000

500 gram: Rp1.444.667.000

1.000 gram: Rp2.889.334.000

Harga Emas UBS

0,5 gram: Rp1.618.000

1 gram: Rp2.996.000

2 gram: Rp5.944.000

5 gram: Rp14.690.000

10 gram: Rp29.224.000

25 gram: Rp72.917.000

50 gram: Rp145.534.000

100 gram: Rp290.954.000

250 gram: Rp727.168.000

500 gram: Rp1.452.630.000

Meski mengalami penurunan tajam, analis menilai kondisi ini bisa menjadi peluang bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi emas jangka panjang, dengan tetap mempertimbangkan pergerakan pasar ke depan.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru