Loading
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan Kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (3/2/2026). ANTARA/Ilham Kausar.
JAKARTA,ARAHKITA.COM – Polda Metro Jaya mulai mendalami laporan terkait pertunjukan stand up comedy Pandji Pragiwaksono bertajuk “Mens Rea”. Terbaru, polisi memeriksa dua komika berinisial DWN dan AAD yang diketahui menjadi pembuka acara (opener) dalam pertunjukan tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk mengklarifikasi jalannya acara serta materi yang disampaikan kepada penonton.
“Keduanya diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi dan berperan sebagai pembuka acara Mens Rea,” ujar Budi Hermanto kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/2/2026).
Menurut Budi, penyidik menggali informasi seputar proses penyelenggaraan acara, rangkaian kegiatan, hingga konten yang disampaikan selama pertunjukan berlangsung. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari pendalaman laporan yang saat ini ditangani penyidik Polda Metro Jaya.
Sebelumnya, pihak kepolisian juga telah menjadwalkan pemanggilan terhadap Pandji Pragiwaksono untuk dimintai klarifikasi pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 10.00 WIB.
“Saudara PP kami undang untuk klarifikasi terkait beberapa laporan yang masuk. Diharapkan yang bersangkutan hadir agar semua dapat dijelaskan dengan baik,” kata Budi.
Ia menambahkan, pemanggilan tersebut merupakan tindak lanjut dari lima laporan polisi yang berkaitan dengan objek perkara yang sama.
“Karena substansinya sama, penyidik mengatur pemanggilan dalam satu waktu agar lebih efektif,” jelasnya.
Dalam perkembangan sebelumnya, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menyebutkan bahwa pihaknya telah memeriksa 10 orang saksi dan ahli terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan terhadap Pandji.
“Kami sudah mengambil keterangan dari sejumlah saksi dan ahli yang berkaitan langsung dengan konten yang dipersoalkan,” ujarnya, Senin (20/1/2026).
Di sisi lain, Pandji Pragiwaksono diketahui telah melakukan silaturahmi dan tabayun ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Selasa (3/2/2026). Pertemuan tersebut dilakukan untuk menjelaskan konteks dan maksud materi stand up comedy Mens Rea yang menuai perhatian publik, khususnya terkait isu keagamaan.
“Saya datang untuk bertabayun dan menjelaskan maksud pertunjukan serta beberapa jokes yang memang perlu penjelasan lebih dalam,” kata Pandji usai pertemuan di kantor MUI, Jakarta.