Loading
Garuda Indonesia Buka Kembali Penerbangan JakartaDoha Tripadvisor
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Lonjakan penumpang pada arus balik Lebaran 2026 mendorong PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) bersama maskapai menyiapkan penerbangan tambahan (extra flight). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi tingginya permintaan perjalanan udara dalam beberapa hari terakhir.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan maskapai guna mengoptimalkan slot time atau waktu ketersediaan penerbangan di bandara.
“Ini sejalan dengan tumbuhnya permintaan perjalanan udara pada arus balik,” ujar Pahlevi dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (25/3/2026)
Data menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan. Pada 22 Maret 2026, jumlah penumpang di 37 bandara yang dikelola InJourney Airports mencapai 468.604 orang dengan 3.265 penerbangan.
Sehari kemudian, angka tersebut melonjak sekitar 14,4 persen menjadi 536.109 penumpang dengan 3.636 penerbangan. Sementara pada 24 Maret 2026, jumlah penumpang kembali naik menjadi 583.815 orang atau meningkat 8,9 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Baca juga:
Extra Flight ke Bandara Minangkabau Bertambah, Tiket ke Padang Hampir Habis Jelang LebaranMenurut Pahlevi, seluruh bandara telah melakukan berbagai langkah antisipasi, termasuk optimalisasi sumber daya dan pengaturan slot time penerbangan dengan mempertimbangkan kapasitas bandara saat jam sibuk.
“Sebagai pengelola bandara, InJourney Airports memastikan ketersediaan slot time di bandara untuk extra flight yang dioperasikan maskapai. Sejalan dengan ini, seluruh bandara siaga 24 jam menyesuaikan kebutuhan maskapai,” jelasnya.
Ia menambahkan, penyediaan penerbangan tambahan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas transportasi udara nasional selama periode Lebaran.
Selama periode angkutan Lebaran 13–21 Maret 2026, tercatat sekitar 2.400 extra flight telah dioperasikan di berbagai rute.
Khusus periode arus balik, jumlah penerbangan tambahan juga terus meningkat, yakni 124 extra flight pada 22 Maret, 211 penerbangan pada 23 Maret, dan 284 penerbangan pada 24 Maret 2026.
“Adapun pada 25 Maret 2026 direncanakan ada sebanyak 119 extra flight,” ujar Pahlevi.
Jumlah tersebut berada di luar jadwal penerbangan reguler dan masih berpotensi bertambah hingga periode angkutan Lebaran berakhir pada 30 Maret 2026.
Selain fokus pada penerbangan, InJourney Airports juga memperhatikan aspek layanan penumpang, mulai dari penanganan bagasi, akses menuju bandara, hingga ketersediaan transportasi publik.
Pahlevi menegaskan pihaknya telah melakukan peningkatan fasilitas serta koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan pelayanan tetap optimal.
“Sepanjang angkutan Lebaran ini, bandara-bandara InJourney Airports diproyeksikan melayani sekitar sembilan juta penumpang pesawat,” kata dia.