NASA Siapkan Drone dan AI untuk Bangun Pangkalan Permanen di Bulan


 NASA Siapkan Drone dan AI untuk Bangun Pangkalan Permanen di Bulan Foto yang diambil pada 6 April 2026 menunjukkan Bulan (depan) dan Bumi yang dilihat dari pesawat ruang angkasa Orion. (ANTARA FOTO/NASA/Handout via Xinhua/tom.)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, berencana memanfaatkan teknologi drone dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung pembangunan pangkalan permanen di Bulan.

Teknologi tersebut akan digunakan untuk membantu berbagai tahapan eksplorasi, mulai dari pemetaan wilayah hingga menentukan lokasi pendaratan yang aman bagi misi manusia dan peralatan pendukung di masa depan.

Eksekutif Program Pangkalan Bulan NASA, Carlos Garcia-Galan, mengatakan kecerdasan buatan berpotensi menjadi salah satu teknologi paling penting dalam proyek tersebut.

“Saya pikir AI akan sangat membantu kami dalam hal itu,” kata Garcia-Galan saat menjelaskan peran teknologi tersebut dalam pengoperasian drone untuk menjelajahi dan memetakan permukaan Bulan, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, AI dapat membantu drone bekerja secara lebih efisien dalam mengidentifikasi area yang layak digunakan sebagai lokasi pendaratan maupun pembangunan infrastruktur pendukung.

Garcia-Galan menjelaskan bahwa proyek pembangunan pangkalan permanen di Bulan masih berada pada tahap awal. Saat ini NASA masih mengembangkan berbagai sistem dan teknologi yang dibutuhkan melalui serangkaian pengujian.

“Kami masih berada di awal proses. Saat ini, kami sedang membangun sistem, menentukan jenis instrumen yang akan digunakan, dan drone yang dipakai saat ini hanyalah tahap awal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa berbagai teknologi yang tengah dikembangkan akan terus disempurnakan sebelum diterapkan dalam misi jangka panjang di Bulan.

Pada Maret lalu, NASA mengungkapkan rencana pembangunan bertahap pangkalan permanen di Bulan sebagai bagian dari agenda eksplorasi luar angkasa jangka panjang.

Tahap pertama difokuskan pada pengiriman kendaraan transportasi ke Bulan serta pembangunan infrastruktur dasar yang mencakup pasokan energi, fasilitas komunikasi, dan dukungan penelitian ilmiah.

Selanjutnya, tahap kedua akan diarahkan pada pengembangan fasilitas yang lebih layak huni, termasuk sistem logistik yang memungkinkan aktivitas manusia berlangsung lebih efektif. Pada fase ini, NASA juga berencana memperluas kerja sama dengan berbagai badan antariksa internasional.

Sementara itu, tahap terakhir bertujuan menciptakan kondisi yang memungkinkan manusia tinggal dan bekerja di permukaan Bulan dalam jangka panjang.

Pengembangan pangkalan permanen di Bulan dipandang sebagai langkah strategis untuk mendukung eksplorasi ruang angkasa yang lebih jauh, termasuk misi berawak ke Mars di masa mendatang.

Dengan memanfaatkan kombinasi drone, kecerdasan buatan, serta teknologi pendukung lainnya, NASA berharap dapat mengurangi risiko operasional sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur di lingkungan ekstrem seperti Bulan.

Proyek ini menjadi salah satu bagian penting dari ambisi besar eksplorasi luar angkasa modern yang tidak hanya berfokus pada kunjungan singkat, tetapi juga kehadiran manusia secara berkelanjutan di luar Bumi.

 


Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru