Loading
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Minggu (1/2/2026) (ANTARA/Bayu Saputra)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pemerintah terus mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Melalui Danantara Housing, rumah susun (rusun) subsidi akan dibangun di atas lahan hibah kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan proyek tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki akses pembiayaan yang ringan sehingga mampu memiliki hunian sendiri.
Menurut Rosan, Danantara bersama perbankan tengah menyusun skema pembiayaan agar besaran cicilan tetap terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"Yang paling penting, kami akan menghitung secara matang agar cicilan benar-benar tidak memberatkan dan bisa dijangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah," ujar Rosan di Jakarta, Senin (29/6/2026).
Ia menjelaskan, Danantara telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyiapkan seluruh tahapan proyek, mulai dari perencanaan, target pembangunan, hingga implementasi di lapangan agar berjalan sesuai jadwal.
Baca juga:
Luncurkan SiPetruk, Menteri Basuki: Hak, Rakyat, Jangan Main-main dengan Dana Rumah SubsidiKarena proyek ini diperuntukkan bagi segmen MBR, harga unit rusun subsidi juga akan disesuaikan agar tetap terjangkau. Selain membangun hunian, Danantara juga akan menyiapkan skema pembiayaan bagi proyek maupun calon pembeli melalui kerja sama dengan sektor perbankan.
Rosan menegaskan, pendekatan tersebut dilakukan secara menyeluruh sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar program penyediaan rumah rakyat dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengatakan lahan hibah di kawasan Meikarta akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk membangun hunian layak bagi masyarakat.
Menurutnya, Kementerian PKP berperan sebagai regulator yang menyusun kebijakan, sedangkan pembangunan dan pembiayaan proyek akan dijalankan oleh Danantara Housing.
Adapun lahan yang digunakan merupakan hibah dari PT Lippo Cikarang seluas 30 hektare yang tersebar di tiga lokasi pembangunan dikutip Antara.
Maruarar mengungkapkan, proyek tersebut ditargetkan mampu menghadirkan sekitar 141.000 unit hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Ia berharap pembangunan rusun subsidi ini menjadi salah satu proyek hunian vertikal terbesar di Indonesia sekaligus memberikan kesempatan bagi para pekerja untuk memiliki rumah layak huni di kawasan yang dekat dengan pusat ekonomi dan industri.
Dengan lokasi yang strategis serta dukungan pembiayaan yang lebih mudah diakses, pemerintah berharap program ini mampu memperluas kepemilikan rumah bagi masyarakat sekaligus mengurangi backlog perumahan nasional.