Kamis, 05 Februari 2026

Harga Tiket Penerbangan Tinggi Berimbas Berkurangnya Wisatawan ke Banjarmasin


 Harga Tiket Penerbangan Tinggi Berimbas Berkurangnya Wisatawan ke Banjarmasin Harga tiket penerbangan tinggi berimbas berkurangnya wisatawan ke Banjarmasin. (Tribunnews)

BANJARMASIN, ARAHKITA.COM - Tingginya harga tiket penerbangan belakangan ini berimbas pada kunjungan wisatawan ke Banjarmasin ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin Ikhsan Alhaq

Menurut dia, di Banjarmasin, Kamis (14/2/2019), kunjungan ke kota seribu sungai julukan kota Banjarmasin menjadi berkurang signifikan akibat mahalnya harga tiket penerbangan belakangan ini.

Hal tersebut, lanjut dia, dirasakan juga Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan agen travel di Banjarmasin.

"Karena kedatangan tamu yang menginap di hotel cukup berkurang belakangan ini menurut mereka (PHRI)," ujar Ikhsan.

Selain itu, dampak tingginya harga tiket penerbangan juga dirasakan pada kunjungan wisata di kota ini, kata dia, cukup berimbas signifikan dari luar daerah.

"Sebab penerbangan dari informasinya juga ada pengurangan ke daerah kita demikian juga sebaliknya," papar Ikhsan.

Padahal, ujar dia, Banjarmasin sedang giat menarik wisatawan luar daerah, sebab dengan cara ini akan meningkatkan tarap ekonomi daerah.

Dia berharap, harga tiket penerbangan kembali ke sebelumnya di bawah satu juta, sehingga penerbangan untuk tujuan datang ke Banjarmasin kembali meningkat.

"Karena tahun ini kita banyak menggelar event yang bernilai wisata, bahkan sebagiannya didorong jadi agenda nasional, sayang kalau tidak disaksikan wisatawan luar daerah dan mancanegara," paparnya.

Menurut dia, akan ada sebanyak 36 kegiatan yang bernilai pariwisata di gelar tahun ini, salah satunya pada bulan Maret yakni Banjarmasin Sasirangan Festival.

"Festival bernuansa kain batik khas Kalimantan Selatan ini sudah digelar tahun lalu, di mana ada atraksi kain sasirangan terpanjang di dunia, dan gelar karnaval," ujarnya.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru