Loading
BSI menyatakan siap membina dan membantu UMKM yang belum mendapat bantuan pinjaman dari perbankan. (Antaranews)
BANDA ACEH, ARAHKITA.COM - Bank Syariah Indonesia (BSI) menyatakan siap membina dan membantu UMKM yang belum mendapat bantuan pinjaman dari perbankan.
"Artinya, kami akan memanfaatkan dana sosial yang kami miliki untuk membantu para UMKM yang belum mendapatkan bantuan pembiayaan dari bank," kata Direktur Utama BSI Hery Gunardi di Banda Aceh, Rabu (30/12/2021).
Hery Gunardi mengatakan hal itu di sela-sela peluncuran UMKM Center BSI di Banda Aceh dalam upaya menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mendapatkan pelatihan, pembinaan, pembiayaan hingga membantu pemasaran produk.
Dijelaskan pula bahwa UMKM yang selama ini belum dapat akses perbankan karena dinilai belum bankable.
"Tentu ini merupakan bagian merangsang mereka. Setelah mereka tumbuh, akan diarahkan ke pembiayaan bank," katanya diberitakan Antara.
Menurut dia, UMKM yang dihadirkan di Banda Aceh tersebut akan melatih dan membina para pelaku usaha, baik dari pembiayaan, pelatihan, maupun pemasaran.
Ia optimistis UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi di berbagai kawasan, khususnya Aceh, akan terus bangkit seiring dengan pembinaan secara berkelanjutan.
"Kami membuka kesempatan kepada para pelaku UMKM untuk bergabung dengan kami," katanya.
Untuk memperluas akses, pihaknya juga akan menambah dua lagi UMKM center di Aceh sehingga akan mengaver pelaku UMKM di kabupaten/kota lainnya di seluruh Aceh.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud, Staf Ahli Gubernur Aceh Iskandar Syukri, Direktur Retail banking BSi Kokok Alun Akbar, CEO BSI Regional Aceh Wisnu Sundar, Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh Achris Sarwani, dan Kepala OJK Aceh Yusri.