Loading
Cuplikan layar dari grup vokal wanita trio Huntr/x dari serial KPop populer Netflix, Demon Hunters. (Netflix/bbc.com)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Siapa sangka petualangan girl band pembasmi iblis bisa se-ikonik ini? Film animasi hit Netflix, KPop: Demon Hunters, baru saja menorehkan tinta emas dengan membawa pulang piala Film Animasi Terbaik di ajang bergengsi Golden Globes. Tak hanya filmnya, lagu andalannya yang berjudul Golden juga dinobatkan sebagai Lagu Orisinal Terbaik.
Sejak rilis perdana Juni lalu, film yang berpusat pada grup musik Huntr/x ini memang bukan sekadar tontonan visual. Mengutip laporan dari bbc.com, film ini berkisah tentang bagaimana musik digunakan sebagai senjata untuk menyelamatkan dunia dari kekuatan jahat. Namun, di balik aksi heroiknya, ada pesan mendalam tentang kekuatan perempuan yang berani dan tangguh.
"Surat Cinta" untuk Kemanusiaan
Sutradara Maggie Kang menegaskan bahwa misi utamanya adalah menggambarkan karakter perempuan yang nyata—sosok yang kuat namun tetap memiliki sisi manusiawi. Sementara itu, sang rekan sutradara, Chris Appelhans, menyebut karya ini sebagai "surat cinta untuk musik".
"Musik punya kekuatan luar biasa untuk menghubungkan kita semua dan memperlihatkan sisi kemanusiaan yang kita miliki bersama," ujar Chris saat menerima penghargaan.
Air Mata di Balik Lagu 'Golden'
Salah satu momen paling emosional di panggung Golden Globes adalah saat penyanyi sekaligus penulis lagu Ejae memberikan pidato kemenangannya. Ia menceritakan masa sulitnya saat berjuang menjadi idola K-Pop di dunia nyata yang penuh dengan penolakan.
"Jangan pernah merasa terlambat untuk bersinar. Saya bangga menjadi bagian dari lagu yang membantu banyak orang melewati masa sulit dan belajar menerima diri sendiri," tutur Ejae penuh haru. Lagu Golden sendiri memang sukses besar, bahkan sempat nangkring di posisi puncak Billboard Hot 100 tak lama setelah filmnya dirilis.
Suara untuk Mereka yang Tak Terdengar
Aktris Arden Cho, yang mengisi suara karakter utama bernama Rumi, berbagi kisah personal yang menyentuh. Ia mengaku bahwa perjalanan Rumi sangat mencerminkan hidupnya sebagai warga Korea-Amerika.
Dikutip dari wawancaranya dengan BBC Global Women, Arden sempat mengalami krisis identitas dan membenci penampilannya karena merasa tidak memenuhi standar kecantikan barat saat itu. Baginya, film ini adalah bentuk penghormatan bagi komunitas yang selama ini kurang terwakili di layar lebar.
Selanjutnya: Target Oscar?
Setelah sukses besar di Critics Choice Award dan kini Golden Globes, banyak pengamat film memprediksi KPop: Demon Hunters akan melenggang mulus ke panggung Academy Awards. Menjadi salah satu dari 35 film yang memenuhi syarat, mampukah Huntr/x membawa pulang piala Oscar tahun ini? Kita tunggu saja!