Loading
Aplikasi penjualan lagu online Metronom Musik resmi diluncurkan. (ist)
BOGOR, ARAHKITA.COM - Industri musik Indonesia kini terus berkembang seiring dengan kemajuan terknologi. Industri musik kini juga diramaikan dengan aplikasi penjualan lagu online.
Herman Husin, Satrio Diponegoro (SDP), Ruddy U'CAMP, Iram U'CAMP, dan Mel Shandy yang tergabung dalam Persaudaran Seniman Perajut Bangsa (PSPB) meluncurkan aplikasi penjualan lagu online Metronom Musik, Jumat ( 27/4/2018) di Bogor. Aplikasi penjualan lagu Metronom Musik ini sudah bisa diunduh di Playstore.
"Sebelum menandatangani kontrak kerjasama kepada para talent, kami sosialisasikan dulu tentang Metronom Musik. Para talent yang hadir berasal dari Jawa Barat. Untuk talent luar Jawa Barat kontrak kerjasama akan dilakukan lewat email," kata Herman Husin, eks drummer grup musik Jamrud.
Ia menambahkan, sesuai slogan Metronom Musik 'Untuk Memerdekakan Penulis Lagu', para talent bebas menentukan berapa harga lagunya dijual. “Transaksi pembelian lagu di Metronom Musik ini berbasis bank, bukan pulsa. Dengan sistem bagi hasil, 60 persen untuk penulis lagu dan 40 persen untuk platform Metronom Musik. Setiap transaksi akan langsung masuk ke rekening bank penulis lagu,” jelas Herman.
Satrio mengatakan, sebuah karya lagu sangatlah berharga. Metronom Musik berusaha untuk memberi perlindungan pada karya milik para talent. “Setiap lagu yang telah dibeli di Metronom Musik tidak bisa dibagikan ke handphone lainnya. Dan lagu tidak kita unggah di YouTube, agar tidak tersebar link download gratisnya," jelasnya.
Kontrak kerjasama dengan para talent berlaku selama satu tahun. Dapat diperpanjang jika para talent menginginkannya. Promosi dilakukan melalui akun sosial media Metronom Musik dan juga lewat video testimoni. “Jika memungkinkan, para talent bisa saja kami ajak untuk ikut tampil di panggung live perform. Metronom Musik mengajak para talent untuk jadi pebisnis, saling bekerja keras dalam mengenalkan lagunya pada masyarakat luas, dan tidak hanya bersifat menunggu," jelas Satrio.
Anggapan bahwa kemajuan teknologi telekomunikasi telah membunuh industri musik, kini terbantahkan dengan kehadiran Metronom Musik. Aplikasi penjualan lagu online pertama milik Indonesia. (M. Fadhli)