Kasus Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Dalami Keterangan 10 Saksi


 Kasus Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Dalami Keterangan 10 Saksi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukara didampingi Kanit Resmob AKP Seno (kiri) dan Kanit Jatanras AKP Gustiyana (kanan). (Antara)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara terus mengusut kasus meninggalnya tiga orang dalam satu keluarga yang ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas 5, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok. Hingga kini, polisi telah memeriksa 10 orang saksi untuk mengungkap penyebab peristiwa tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar mengatakan jumlah saksi masih berpotensi bertambah seiring pendalaman penyelidikan.

“Saat ini total ada 10 saksi yang sudah kami mintai keterangan. Pemeriksaan masih terus kami kembangkan untuk mendapatkan gambaran utuh kejadian,” ujar Onkoseno di Jakarta, Senin (5/1/2026). 

Ia menjelaskan, saksi yang diperiksa berasal dari berbagai pihak, termasuk anggota keluarga korban. Salah satunya adalah anak korban yang baru pulang dari tempat kerja saat kejadian berlangsung.

Selain itu, polisi juga meminta keterangan dari anak korban yang sempat ditemukan dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di RSUD Koja, serta sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian.

“Kami juga memeriksa tetangga dan warga sekitar kontrakan guna melengkapi informasi yang kami butuhkan,” kata Onkoseno seperti dikutip dari Antara.

Dalam proses penyelidikan, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dari RS Polri, termasuk penyebab kematian para korban. Sejumlah sampel makanan dan minuman yang ditemukan di lokasi kejadian juga telah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.

“Hasil forensik masih kami tunggu. Pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti juga sedang berjalan,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Jumat pagi (2/1), warga dikejutkan dengan penemuan tiga korban meninggal dunia di dalam rumah kontrakan tersebut. Korban terdiri dari dua perempuan dan satu anak laki-laki.

Korban yang meninggal masing-masing berinisial SS (50), AAL (27), dan AAB (13). Sementara itu, satu korban lainnya, yakni ASJ (22), berhasil selamat dan langsung dilarikan ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga kini, polisi masih terus melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti tragedi yang merenggut nyawa satu keluarga tersebut.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hukum & Kriminalitas Terbaru