Selasa, 13 Januari 2026

Begal Payudara Mengincar Pelajar di Meruya Selatan, Motor Pelaku Teridentifikasi


 Begal Payudara Mengincar Pelajar di Meruya Selatan, Motor Pelaku Teridentifikasi Ilustrasi Begal payudara terhaadap anak bawah umur. (ANTARA)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Aksi begal payudara kembali meresahkan warga Jakarta Barat. Kali ini, pelaku menyasar anak di bawah umur di kawasan Meruya Selatan, Kembangan, pada Senin (12/1/2026). Peristiwa tersebut dilaporkan warga ke pihak kepolisian dan kini tengah dalam penanganan aparat.

Kapolsek Kembangan Kompol Moch Taufik membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak pelecehan seksual tersebut. Ia memastikan kepolisian telah bergerak untuk menindaklanjuti laporan warga.

“Kami sudah menerima laporan dan berkoordinasi dengan pihak terkait di wilayah tersebut. Kasus ini akan segera kami dalami,” kata Taufik saat ditemui di Jakarta, Selasa (13/1/2026). 

Menurutnya, petugas dari Unit Reserse Kriminal Polsek Kembangan juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti awal.

“Olah TKP sudah dilakukan bersama Unit Reskrim Polsek Kembangan dan penyelidikan akan terus berlanjut,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Sementara itu, Ketua RT 09 RW 03 Meruya Selatan, Pijai Sapudin, mengungkapkan bahwa aksi bejat tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.

“Pelaku yang sama terekam dua kali di CCTV. Kejadiannya di depan Mushalla Baitul Ghufron, Jalan H. Sodon, Meruya Selatan,” kata Pijai.

Ia menuturkan, peristiwa tersebut menimbulkan trauma mendalam bagi para korban, terutama anak-anak. Salah satu korban diketahui merupakan anak penghuni kontrakan di wilayah tersebut.

“Anaknya pulang sekolah nangis, awalnya tidak mau cerita karena mungkin malu. Baru hari ini cerita ke orang tuanya setelah ditanya,” ungkapnya.

Pijai meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku karena dinilai membahayakan lingkungan sekitar.

“Ini berbahaya, apalagi korbannya anak-anak. Kalau tidak segera ditangkap, bisa berdampak buruk pada mental korban,” tegasnya.

Dari hasil penelusuran rekaman CCTV bersama pengurus RW setempat, warga berhasil mengidentifikasi sepeda motor yang digunakan pelaku dengan pelat nomor B-4410-BKE.

“Wajah pelaku juga terlihat cukup jelas. Kami berharap polisi bisa segera menangkapnya,” ujar Pijai.

Dalam rekaman CCTV pertama, tampak dua pria berboncengan sepeda motor berkeliling di Jalan H. Sodon sekitar pukul 14.53 WIB. Pelaku sempat berhenti dan bertanya arah kepada warga sebelum memutar balik dan berpapasan dengan seorang pelajar perempuan berseragam putih biru. Saat berpapasan, salah satu pelaku yang mengenakan topi dan masker melakukan aksi pelecehan, lalu melarikan diri.

Rekaman lainnya menunjukkan bahwa pelaku yang sama juga beraksi pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 11.14 WIB. Saat itu, korban merupakan seorang perempuan yang sedang mengendarai sepeda di kawasan Jalan H. Sodon RT 04 RW 02. Pelaku melancarkan aksinya saat sepeda motor mereka mendahului korban.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hukum & Kriminalitas Terbaru