Diduga Ditembak KKB, Karyawan PT Freeport Meninggal di Kawasan Tambang Grasberg


 Diduga Ditembak KKB, Karyawan PT Freeport Meninggal di Kawasan Tambang Grasberg Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani .(Foto. Humas Damai Cartenz)

JAYAPURA, ARAHKITA.COM – Insiden penembakan kembali terjadi di kawasan tambang Grasberg, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Seorang karyawan PT Freeport Indonesia dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Korban diketahui bernama Simson Mulia, yang saat kejadian sedang berada di sekitar area reklamasi lama di kawasan Grasberg.Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Rahmadani, membenarkan pihaknya telah menerima laporan mengenai insiden tersebut.

“Kami baru menerima laporan terkait peristiwa penembakan yang terjadi pada Selasa (11/3/2026), yang mengakibatkan seorang karyawan PT Freeport meninggal dunia,” kata Faizal saat dikonfirmasi dari Jayapura, Selasa.

Menurut informasi awal yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.39 WIT. Saat itu korban sedang melintas di sekitar area reklamasi lama Grasberg bersama seorang rekannya.

Namun hingga kini aparat keamanan masih melakukan pendalaman untuk memastikan siapa pelaku penembakan serta kelompok mana yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Faizal mengatakan, personel Satgas Damai Cartenz saat ini masih melakukan penyelidikan di lapangan untuk mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti.

“Kami masih mendalami kejadian ini untuk memastikan pelaku serta kelompok yang terlibat,” ujarnya.

Kasus ini menambah daftar panjang gangguan keamanan di wilayah sekitar tambang Grasberg, yang selama ini kerap menjadi salah satu titik rawan konflik bersenjata di Papua.

Aparat keamanan bersama pihak terkait kini terus melakukan langkah penyelidikan guna mengungkap pelaku sekaligus memastikan situasi keamanan di kawasan tersebut tetap terkendali.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hukum & Kriminalitas Terbaru