Menuju Tokyo, Trump dan Takaichi Siapkan Babak Baru Hubungan AS–Jepang


 Menuju Tokyo, Trump dan Takaichi Siapkan Babak Baru Hubungan AS–Jepang Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi (kanan). ANTARA/Anadolu/aa.

TOKYO, ARAHKITA.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan melanjutkan lawatannya di Asia dengan kunjungan resmi ke Jepang pada Senin, setelah sebelumnya singgah di Malaysia. Lawatan ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya sejak 2019, Trump akan bertatap muka langsung dengan Perdana Menteri Jepang terpilih Sanae Takaichi, tokoh konservatif yang dikenal dekat dengan mendiang Shinzo Abe.

Kunjungan tersebut dipandang sebagai langkah awal dalam membangun arah baru hubungan bilateral antara Washington dan Tokyo di masa jabatan kedua Trump.

“Saya pikir dia akan menjadi pemimpin yang hebat. Dia teman baik Tuan Abe, yang juga sahabat saya. Abe sangat menghormati Takaichi, dan begitu pula sebaliknya — ini pertanda baik,” ujar Trump sebelum berangkat dari Kuala Lumpur.

Aliansi AS–Jepang Jadi Prioritas

Dalam komunikasi lewat telepon di tengah perjalanan Trump menuju Asia, Takaichi menegaskan bahwa memperkuat aliansi dengan Amerika Serikat menjadi prioritas utama pemerintahannya. Ia menilai Jepang merupakan mitra strategis penting bagi AS, baik dalam kebijakan terhadap China maupun dalam strategi Indo-Pasifik yang selama ini digagas Washington.

Takaichi juga berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan pertahanan nasional dan memperluas kerja sama keamanan dengan AS. Langkah ini diprediksi akan mendapat sambutan positif dari Trump, terutama di tengah upaya bersama menghadapi tantangan geopolitik di kawasan.

Fokus pada Industri Strategis dan Pertanian

Selain isu pertahanan, kunjungan ini juga akan menjadi ajang penandatanganan sejumlah kerja sama ekonomi strategis. Salah satunya mencakup kolaborasi di sektor pembuatan kapal, bagian dari rencana AS untuk menghidupkan kembali industri maritimnya di tengah dominasi China.

Kedua negara juga dikabarkan akan memperkuat rantai pasokan mineral penting yang menjadi tulang punggung industri teknologi tinggi, seperti semikonduktor dan baterai.

Tak hanya itu, Jepang disebut siap memperluas impor produk pertanian Amerika, sebagai tindak lanjut dari kesepakatan perdagangan yang pernah dinegosiasikan kedua pihak setelah munculnya kebijakan tarif tinggi era Trump.

Agenda Padat di Tokyo

Agenda Trump di Tokyo kali ini disebut akan mirip dengan kunjungan kenegaraan pada Mei 2019 silam. Selain bertemu Kaisar Jepang, ia juga dijadwalkan mengunjungi pangkalan angkatan laut di Yokosuka, tempat armada militer AS dan Jepang beroperasi bersama dikutip Antara dari Kyodo.

Untuk menegaskan kekuatan aliansi kedua negara, Takaichi akan mendampingi Trump menaiki Marine One menuju pangkalan tersebut dan bersama-sama meninjau kapal induk bertenaga nuklir George Washington, simbol kerja sama militer AS–Jepang yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Di sela kunjungan kenegaraan, Trump juga akan menghadiri pertemuan bisnis tingkat tinggi dengan para pemimpin industri Jepang, termasuk CEO SoftBank Group Masayoshi Son dan Chairman Toyota Motor Corp Akio Toyoda. Dalam forum ini, Trump diperkirakan akan kembali mendorong perusahaan Jepang meningkatkan investasi dan produksi di Amerika Serikat.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru