45 Persen Warga Sudan Hadapi Kelaparan Akut, PBB Peringatkan Krisis Terburuk di Dunia. (wfp.org)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Lebih dari 21 juta orang atau sekitar 45 persen penduduk Sudan kini menghadapi kerawanan pangan akut, menurut laporan sistem pemantauan ketahanan pangan yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa. Data tersebut menegaskan memburuknya kondisi kemanusiaan di negara yang dilanda konflik berkepanjangan.
Program Pangan Dunia memperingatkan Sudan saat ini mengalami krisis kelaparan terbesar di dunia. Lembaga itu menyebut persediaan bantuan pangan diperkirakan habis dalam dua bulan akibat kekurangan pendanaan yang serius.
Menurut badan tersebut, tanpa tambahan dana segera, jutaan warga berisiko tidak menerima bantuan makanan dalam beberapa pekan ke depan. Jatah distribusi pangan bahkan telah dipangkas hingga tingkat minimum hanya untuk mempertahankan hidup.
Krisis kemanusiaan, di Sudan dipicu perang saudara yang meletus sejak April 2023 dan menghancurkan infrastruktur penting, mengganggu distribusi logistik, serta memperparah kelangkaan bahan pangan di berbagai wilayah. Kondisi keamanan yang tidak stabil juga menyulitkan penyaluran bantuan kemanusiaan ke daerah-daerah paling terdampak.