Arsip foto Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keterangan kepada
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan pihaknya akan membantu mengatasi penumpukan kapal di Selat Hormuz setelah tercapainya gencatan senjata dua pekan dengan Iran.
“Akan ada banyak aksi positif! Banyak uang akan dihasilkan. Iran bisa memulai proses rekonstruksi,” tulis Trump di platform Truth Social.
Trump menambahkan, AS akan memuat berbagai pasokan komoditas dan hanya berada di sekitar Selat Hormuz untuk memastikan semua berjalan lancar.
Sebelumnya, sebelum menyetujui penangguhan serangan dan pengeboman terhadap Iran yang diumumkan Selasa (7/4/2026), Trump memberi tenggat waktu kepada Iran untuk membuka kembali jalur strategis tersebut dan mencapai kesepakatan.
Ia menyebut gencatan senjata ini sebagai potensi “Masa Keemasan Timur Tengah” dan memberi sinyal keterlibatan AS untuk terus mengamankan jalur maritim terpenting di dunia.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu yang menewaskan lebih dari 1.400 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran membalas serangan tersebut dengan pesawat drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. Selain itu, Teheran juga sempat membatasi pergerakan kapal melalui Selat Hormuz, yang menjadi jalur vital perdagangan minyak dunia.
Langkah terbaru ini menandai upaya kedua negara untuk menstabilkan kawasan dan memastikan jalur maritim tetap aman bagi kapal-kapal komersial.