Ilustrasi - Kebakaran hutan. (ANTARA/Anadolu/as/am)
TOKYO, ARAHKITA.COM - Kebakaran hutan di wilayah timur laut Jepang terus meluas dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Memasuki hari kelima, api masih berkobar dan telah menghanguskan area seluas lebih dari 1.300 hektare.
Kebakaran ini terjadi di dua distrik di Otsuchi, Prefektur Iwate, sejak Rabu sore. Dalam waktu singkat, kobaran api melahap hutan dan permukiman, menghanguskan sedikitnya delapan bangunan, termasuk rumah warga.
Upaya pemadaman pun dilakukan secara besar-besaran. Sekitar 1.200 personel gabungan, mulai dari petugas pemadam kebakaran hingga Pasukan Bela Diri Jepang, dikerahkan untuk menjinakkan api yang terus menyebar.
Data terbaru yang dikonfirmasi melalui pemantauan udara pada Minggu pagi menunjukkan lonjakan signifikan luas area terdampak. Jika sebelumnya kebakaran diperkirakan mencakup 730 hektare pada Jumat, kini angkanya hampir dua kali lipat.
Situasi ini memaksa pemerintah setempat mengambil langkah darurat. Lebih dari 3.000 warga—sekitar 30 persen dari total populasi di wilayah terdampak—diperintahkan untuk segera mengungsi demi keselamatan dikutip Antara.
Kebakaran hutan memang bukan hal baru bagi wilayah ini. Tahun lalu, bencana serupa juga melanda kota Ofunato, yang masih berada di Prefektur Iwate. Kala itu, api menghanguskan sekitar 3.370 hektare lahan selama lebih dari satu bulan, sebelum akhirnya berhasil dipadamkan pada awal April.
Kini, warga kembali dihadapkan pada ancaman yang sama—api yang sulit dikendalikan, evakuasi massal, dan kekhawatiran akan kerusakan yang lebih luas jika kondisi cuaca tidak mendukung proses pemadaman.