Penembakan saat Perayaan Hari Kemerdekaan AS di New York, Delapan Orang Terluka Termasuk Empat Anak. (Ilustrasi AI)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Suasana perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat di kawasan Brooklyn, New York, berubah menjadi kepanikan setelah terjadi insiden penembakan yang melukai delapan orang, termasuk empat anak-anak.
Laporan New York Times yang dikutip pada Minggu (5/7/2026) menyebutkan, jumlah korban bertambah dari laporan awal yang menyebut lima orang terluka.
Data terbaru dari kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa total delapan orang menjadi korban dalam insiden tersebut.
Peristiwa itu terjadi ketika ratusan warga berkumpul untuk menikmati pertunjukan kembang api dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat atau Fourth of July.
Korban yang terluka diketahui berusia antara enam hingga 33 tahun. Dari seluruh korban, tujuh orang dilaporkan berada dalam kondisi stabil setelah mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, seorang perempuan berusia 21 tahun mengalami luka serius dan hingga kini masih menjalani perawatan dalam kondisi kritis.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku maupun motif di balik aksi penembakan tersebut. Belum ada informasi resmi mengenai penangkapan tersangka maupun dugaan penyebab insiden yang mengganggu perayaan nasional tersebut.
Baca juga:
Tragedi Berdarah di Pantai Bondi: Anak 10 Tahun, Dua Rabi, dan Penyintas Holocaust Jadi KorbanKasus ini kembali menambah daftar panjang insiden kekerasan bersenjata di Amerika Serikat, yang kerap terjadi bahkan di tengah kegiatan publik dengan jumlah peserta yang besar. Aparat mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan.