Eropa Bersatu Hadapi Ancaman Rudal Balistik, 10 Negara Bentuk Koalisi Pertahanan Baru


 Eropa Bersatu Hadapi Ancaman Rudal Balistik, 10 Negara Bentuk Koalisi Pertahanan Baru Ilustrasi - Peluncuran rudal balistik. (ANTARA/Anadolu/py)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Eropa mengambil langkah baru untuk memperkuat keamanan kawasan di tengah meningkatnya ancaman rudal balistik. Inggris bersama sembilan negara Eropa resmi mengumumkan pembentukan Koalisi Anti-Rudal Balistik yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan pertahanan bersama.

Koalisi ini ditegaskan bersifat murni defensif, dengan tujuan memperkuat perlindungan wilayah Eropa dari potensi serangan rudal balistik. Langkah tersebut juga menjadi sinyal semakin eratnya kerja sama pertahanan antarnegara di kawasan.

Negara-negara yang bergabung dalam inisiatif ini adalah Denmark, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swedia, Ukraina, serta Inggris.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Senin (13/7/2026), para pemimpin negara peserta menyatakan bahwa ancaman rudal balistik terus meningkat sehingga diperlukan kemampuan pertahanan yang lebih terintegrasi.

"Kami menyadari ancaman yang semakin meningkat dari rudal balistik serta semakin pentingnya kemampuan pertahanan bagi keamanan benua Eropa. Hari ini, kami mengumumkan dimulainya pembentukan Koalisi Anti-Rudal Balistik yang bersifat murni defensif," demikian isi pernyataan bersama tersebut.

Koalisi ini dirancang untuk melengkapi sistem pertahanan rudal yang telah dimiliki masing-masing negara, sekaligus membangun kemampuan bersama agar respons terhadap ancaman menjadi lebih efektif.

Sebagai tahap awal, negara-negara anggota akan menyusun persyaratan operasional bersama, membentuk kelompok kerja teknis, merancang mekanisme tata kelola, serta menyusun peta jalan pengembangan kemampuan pertahanan anti-rudal dikutip Antara.

Selain itu, koalisi juga membuka peluang bagi negara-negara lain yang memiliki visi dan tujuan serupa untuk bergabung dalam kerja sama tersebut.

Pembentukan koalisi ini mencerminkan meningkatnya perhatian negara-negara Eropa terhadap isu keamanan regional dan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi ancaman yang terus berkembang.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru