Sabtu, 05 September 2026

Qatar dan Irak Serukan Implementasi MoU Damai AS-Iran, Soroti Keamanan Selat Hormuz


 Qatar dan Irak Serukan Implementasi MoU Damai AS-Iran, Soroti Keamanan Selat Hormuz Qatar-Irak Desak Implementasi MoU Perdamaian AS-Iran, Stabilitas Selat Hormuz Jadi Sorotan. (Ilustrasi Gemini)

DOHA, ARAHKITA.COM – Qatar dan Irak menyerukan agar memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran segera diimplementasikan. Seruan itu disampaikan dalam pertemuan Emir Qatar Syeikh Tamim bin Hamad Al Thani dengan Perdana Menteri Irak Ali Falih Al-Zaidi di Doha.

Di tengah situasi Timur Tengah yang kembali memanas, kedua pemimpin menilai dialog tetap menjadi jalan terbaik untuk menjaga stabilitas kawasan. Mereka juga menekankan pentingnya komitmen semua pihak terhadap kesepahaman yang telah dicapai.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Emiri Diwan, kantor administratif Emir Qatar, kedua negara mendorong seluruh pihak agar menjalankan isi nota kesepahaman tersebut melalui dialog yang konstruktif.

Selain membahas proses perdamaian, Qatar dan Irak juga menyoroti pentingnya menjaga kebebasan pelayaran di Selat Hormuz. Jalur laut strategis tersebut dinilai memiliki peran vital bagi perdagangan dan distribusi energi dunia sehingga keamanan kawasan harus tetap terjaga dikutip Antara.

Pertemuan itu juga membahas hubungan bilateral antara Qatar dan Irak. Kedua negara sepakat menjajaki peluang untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang yang dinilai dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak.

Sebagai informasi, Amerika Serikat dan Iran menandatangani MoU tersebut pada pertengahan Juni. Kesepakatan itu mengatur bahwa kedua negara diharapkan melanjutkan perundingan dalam waktu 60 hari untuk mencapai kesepakatan akhir.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru