Loading
Qatar Airways alami turbulensi. (Foto: The Week)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Dua belas orang terluka dan delapan di antaranya dibawa ke rumah sakit setelah turbulensi pesawat Qatar Airways dalam penerbangan dari Doha ke Dublin. Pesawat tersebut mendarat dengan selamat pada hari Minggu.
Dalam pernyataan mengenai insiden terbaru tersebut, Bandara Dublin mengatakan penerbangan Qatar Airways QR017 mendarat dengan selamat sesuai jadwal sesaat sebelum jam 1 siang pada hari Minggu (26/5). Layanan darurat, termasuk ambulans, terlihat di sekitar pesawat setelah mendarat di ibu kota Irlandia.
Dalam pernyataan terbaru pada pukul 15.00, bandara Dublin mengatakan semua penumpang telah diperiksa cederanya sebelum turun, dan delapan orang dibawa ke rumah sakit.
“Saat mendarat, layanan darurat, termasuk polisi bandara dan departemen pemadam kebakaran telah siap mengantisipasi berbagai kemungkinan, karena dalam laporan dilaporkan 12 orang alami cedera dalam turbulensi saat mengudara di Turki,” kata pihak bandara seperti dilansir The Guardian.
Salah satu penumpang dalam penerbangan tersebut, Paul Mocc, mengatakan kepada penyiar Irlandia RTÉ bahwa dia melihat orang-orang menabrak atap dan makanan serta minuman berserakan di mana-mana. Dia mengatakan dia melihat anggota kru tertatih-tatih dan mengenakan perban setelahnya, tapi mereka tetap melakukan pekerjaan dengan baik dan melanjutkan layanan penerbangan.
Baca juga:
Waspadai Penipuan Email Mengatasnamakan Maskapai Penerbangan Ternama, Begini Cara Menghindarinya!Dalam sebuah pernyataan, Qatar Airways mengatakan bahwa sejumlah kecil penumpang dan awak pesawat mengalami luka ringan dalam penerbangan dan kini menerima perawatan medis.. “Masalah ini sekarang sedang dalam penyelidikan internal.”
Insiden itu terjadi lima hari setelah seorang pria Inggris meninggal karena dugaan serangan jantung dan puluhan orang terluka ketika penerbangan Singapore Airlines dari London mengalami turbulensi parah.
Sebelumnya Singapore Airlines mengalami turbulensi ekstren yang menyebabkan satu penumpangnya Geoffrey Kitchen dari Inggris meninggal dunia.