Loading
Ilustrasi - angin tornado. (iStockphoto)
HOUSTON, ARAHKITA.COM - Tornado dan badai dahsyat melanda negara bagian di wilayah Selatan dan Midwest Amerika Serikat (AS) pada Rabu (2/4/2025), menyebabkan kehancuran rumah-rumah, merobohkan jaringan listrik, serta memicu banjir bandang di berbagai daerah.
Layanan Cuaca Nasional AS (NWS) memperingatkan bahwa badai berpotensi mematikan ini dapat berlangsung hingga akhir pekan.
"Lebih dari 13 juta orang saat ini berada dalam status Tornado Watch dari NWS, dengan beberapa peringatan tornado yang masih aktif," demikian pernyataan NWS melalui media sosial X.
NWS telah mengeluarkan sedikitnya 24 peringatan tornado dan mendesak penduduk agar segera mencari tempat berlindung.
"Ini adalah peristiwa cuaca yang sangat parah," lanjut pernyataan NWS. "Jika daerah Anda berada dalam status waspada, sangat penting untuk segera mengetahui lokasi tempat perlindungan yang aman jika peringatan tornado dikeluarkan,"dikutip Antara.
Keadaan darurat tornado telah diumumkan di beberapa negara bagian, termasuk Arkansas, Illinois, Indiana, Kentucky, Mississippi, Missouri, Ohio, Tennessee, dan Texas.
"Tornado, angin kencang dahsyat, dan hujan es besar mungkin terjadi di wilayah luas dari Texas utara hingga Danau-Danau Besar bagian selatan," ujar NWS, seraya memperingatkan bahwa sistem badai ini juga berpotensi menyebabkan banjir bandang besar yang mengancam jiwa hingga Sabtu (5/4/2025).
Para peramal cuaca memperkirakan curah hujan lebih dari 30 cm dapat terjadi di wilayah yang paling terdampak dalam empat hari ke depan.
Mereka menyebutnya sebagai peristiwa banjir yang "terjadi sekali dalam satu generasi hingga seumur hidup," dengan potensi curah hujan yang mencapai rekor tertinggi dalam sejarah.