Kamis, 22 Januari 2026

Sikapi Tindakan Persekusi terhadap Warga, Relawan Jokowi Minta Masyarakat Saling Menghargai


 Sikapi Tindakan Persekusi terhadap Warga, Relawan Jokowi Minta Masyarakat Saling Menghargai Barisan Relawan Jokowi Presiden (BARA JP) mengadakan aksi damai di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jl Raya Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (01/05/2018), dan meminta para pihak untuk saling menghargai. (Dok. BARA JP)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Menyikapi tindakan persekusi terhadap warga oleh kelompok yang menggunakan kaos Tagar #Ganti Presiden 2019 dalam acara Car Free Day di Bundaran Hotel Indonesia Jl MH Tamrin Jakarta, Minggu (30/4/2018) disikapi oleh Relawan Jokowi.

Barisan Relawan Jokowi Presiden (BARA JP) mengadakan aksi damai di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jl Raya Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (01/05/2018), dan meminta para pihak untuk saling menghargai.

Dalam aksi damai yang bertema “Jokowi Lagi” Ketua BARA JP DKI Feber Suhendra, meminta masyarakat untuk menghargai perbedaan pilihan. Sikap demokratis hendaknya menyatu dengan sikap sepakat berbeda pendapat.

“Kalau ada sekelompok orang mencemooh orang lain hanya karena berbeda pilihan, sungguh disayangkan. Apalagi kalau yang dicemooh adalah seorang ibu-ibu dengan anaknya. Menyedihkan” ujar Feber.

Feber dalam rilis yang diterima redaksi arahkita.com, menambahkan, bila perbedaan pilihan tidak dihargai, maka masyarakat akan terkotak-kotak dengan bibit permusuhan laksana api dalam sekam, dan sangat tidak sehat dalam berdemokrasi.

“Kalau ada pendukung Jokowi yang tidak menghargai perbedaan pilihan, maka kami sendiri yang akan menegur. Tetapi kami yakin, pendukung ‘Jokowi Lagi’ mempunyai sikap demokrasi yang positif dan dewasa. Ciri khas kami adalah kesantunan dan kedewasaan,” tambahnya.

Bara JP juga sangat salut terhadap Susi Ferawari, yang dengan tegar menghadapi para pencemooh pada saat car free day (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), yang dengan tegas menyatakan tidak takut, sebab ia memang yakin dengan pilihannya.

“Sikap berani menyatakan pilihan dengan santun sebagaimana yang ditunjukkan ibu Susi Ferawati, hendaknya ditiru masyarakat. Kita harus sepakat berbeda pendapat atau berbeda pilihan, menghargai pilihan atau keyakinan orang lain,” ujarnya lebih lanjut.

Sementara wakil Sekretaris Jenderal (Sekjend) BaraJP Yayong Waryono mengatakan, pilihan “Jokowi Lagi” sesungguhnya adalah cerminan keinginan masyarakat. Hasil survei terakhir 72,4% masyarakat menyatakan puas atas kinerja Jokowi.

Dalam kepemimpinan Presiden Jokowi, telah melakukan peninjauan pembangunan di seluruh Indoneaia guna memastikan pelaksanaan sesuai rencana, demi kepentingan orang banyak.

“Sejak awal pemerintahan, Jokowi siap untuk tidak populer dengan memotong subsidi bahan bakar minyak (BBM), dialihkan untuk membiayai pembangunan infrastruktur.

Hasilnya sudah dirasakan masyarakat banyak, sehingga tidak heran jika mayoritas rakyat menyatakan puas” pungkas Yayong.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Nasional Terbaru