Selasa, 27 Januari 2026

Pabrik Coca Cola di Bali Tutup, Karyawan Terkena PHK


  • Jumat, 13 Juni 2025 | 20:30
  • | News
 Pabrik Coca Cola di Bali Tutup, Karyawan Terkena PHK Pabrik Coca Cola di Bali Tutup, Karyawan Terkena PHK. (Lombok Post)

DENPASAR, ARAHKITA.COM - Pabrik Coca Cola di Kabupaten Badung, Bali, dikabarkan terhenti operasionalnya karena menurunnya penjualan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bali, Ngurah Wiryanatha, menyatakan penutupan ini belum diumumkan secara resmi, baru disampaikan terkait penurunan kinerja usaha.

“Penjualan menurun, salah satu penyebab. Masih ada faktor lain yang belum disampaikan ke publik,” ujar Wiryanatha di Denpasar, Jumat (13/6).

Dikabarkan penutupan pabrik minuman tersebut berimbas pada pemutusan hubungan kerja (PHK) 70 karyawan, sehingga Disperindag Bali turut menyoroti dampak ini.

Menurut Wiryanatha, tren konsumsi masyarakat Bali mulai beralih dari minuman bersoda ke produk yang dianggap lebih sehat seperti jus dan air mineral. Kesadaran terhadap kesehatan menjadi faktor utama menurunnya permintaan terhadap produk seperti Coca Cola.

“Kondisi ini seharusnya menjadi peluang inovasi, bukan alasan utama untuk menutup pabrik,” ujarnya.

Kepala Disnaker ESDM Bali, Ida Bagus Setiawan, mengatakan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Pemkab Badung untuk memastikan penyediaan hak-hak pekerja yang terkena PHK. Selain kasus Coca Cola, sebanyak 100 tenaga kerja sektor pariwisata di Badung juga mengalami PHK dalam waktu terdekat.

“Kami fokus memastikan hak-hak pekerja terpenuhi melalui mekanisme mediasi atau penyelesaian sesuai aturan,” tegas Setiawan, dikutip Antara .

 

 

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru