Selasa, 27 Januari 2026

Longsor Cisarua Bandung Barat: 38 Korban Dievakuasi, 20 Telah Teridentifikasi


  • Senin, 26 Januari 2026 | 22:15
  • | News
 Longsor Cisarua Bandung Barat: 38 Korban Dievakuasi, 20 Telah Teridentifikasi Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian saat memberikan keterangan di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. (Antara)

BANDUNG, ARAHKITA.COM – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga Senin (26/1/2026), sebanyak 38 jenazah telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk proses identifikasi.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, menyampaikan bahwa pada hari ini tim berhasil menemukan sejumlah korban di beberapa titik terdampak longsor.

“Dalam operasi pencarian hari ini, kami berhasil mengevakuasi sembilan jenazah hingga pukul 18.30 WIB. Dengan demikian, total korban yang telah diserahkan kepada tim DVI mencapai 38 jenazah sejak operasi SAR dimulai,” ujar Ade Dian.

Untuk mempercepat proses pencarian, operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada esok hari dengan melibatkan personel lintas instansi serta dukungan alat berat tambahan di lokasi bencana.

“Tadi kami menerima tambahan tiga unit alat berat. Sehingga pada pencarian selanjutnya, total ada 12 alat berat yang akan dikerahkan di sejumlah titik terdampak,” jelasnya seperti dikutip dari Antara.

Ade Dian menuturkan, kondisi cuaca menjadi salah satu kendala utama dalam proses evakuasi. Pada pagi hari, hujan dan kabut sempat menghambat kerja tim di lapangan. Namun situasi membaik saat siang hingga sore hari.

“Pagi tadi cuaca kurang mendukung, tetapi mulai siang sampai sore kondisi cukup cerah, sehingga tim bisa memaksimalkan upaya pencarian korban,” katanya.

Ia menambahkan, operasi pencarian dan penyelamatan akan terus dilaksanakan sesuai dengan masa tanggap darurat bencana yang telah ditetapkan pemerintah.

“Sesuai keputusan tanggap darurat bencana, operasi SAR direncanakan berlangsung selama 14 hari ke depan dan akan dilakukan evaluasi pada hari ketujuh,” ucap Ade Dian.

Sementara itu, Kepala Biro Operasi Polda Jawa Barat, Kombes Pol. La Ode Aries El Fathar, menyampaikan bahwa proses identifikasi korban oleh tim DVI Polri masih terus berjalan.

“Berdasarkan data terbaru, sebanyak 20 korban telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar La Ode.

Ia juga menjelaskan bahwa data jumlah korban hilang masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring perkembangan proses pencarian.

“Data awal laporan orang hilang mencapai 108 orang. Namun angka tersebut masih dinamis dan akan terus kami perbarui sesuai hasil pencarian di lapangan,” pungkasnya.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru