Jumat, 14 Agustus 2026

DKI Jakarta Tiadakan Ganjil-Genap Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026


  • Selasa, 23 Desember 2025 | 23:10
  • | News
 DKI Jakarta Tiadakan Ganjil-Genap Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo memberikan pemaparan saat kunjungan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo terkait pelayanan Natal dan Tahun Baru di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (23/12/2025). (ANTARA/Siti Nurhaliza)

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan kebijakan pembatasan kendaraan ganjil-genap tidak diberlakukan selama libur nasional Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kelancaran mobilitas warga yang merayakan hari besar keagamaan maupun berlibur di ibu kota.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa peniadaan ganjil-genap mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.“Pada libur nasional 25 dan 26 Desember 2025, serta 1 Januari 2026, kebijakan ganjil-genap ditiadakan,” ujarnya saat ditemui di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Menurut Syafrin, tanggal 25–26 Desember merupakan libur nasional Natal, sementara 1 Januari bertepatan dengan libur Tahun Baru. Karena itu, pengaturan lalu lintas disesuaikan agar aktivitas masyarakat tetap lancar tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Rekayasa Lalu Lintas Tetap Disiapkan

Meski ganjil-genap ditiadakan, Dishub DKI Jakarta tetap menyiapkan langkah pengendalian lalu lintas yang bersifat situasional dan dinamis. Rekayasa arus, termasuk pengalihan lalu lintas, akan diterapkan bila terjadi kepadatan di titik-titik rawan macet.

Pengaturan ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Kepolisian dan instansi terkait lainnya.

Dishub juga mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi rambu serta arahan petugas, sekaligus merencanakan perjalanan dengan baik guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama periode Nataru dikutip Antara.

Ribuan Armada dan Personel Dikerahkan

Untuk mendukung kelancaran angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Dishub DKI Jakarta menyiapkan 2.446 unit bus yang dioperasikan oleh 248 perusahaan otobus. Dari sisi pengawasan, 2.750 personel dikerahkan untuk monitoring dan pengaturan transportasi di darat maupun laut.

Pada sektor perkeretaapian, Dishub berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Total layanan kereta api keberangkatan dari Jakarta selama masa Nataru ditingkatkan dari 61 perjalanan menjadi 77 perjalanan, dengan tambahan 16 perjalanan. Lima stasiun utama menjadi simpul layanan, yakni Stasiun Gambir, Senen, Tanah Abang, Manggarai, dan Jatinegara.

Layanan Laut dan Kawasan Wisata Jadi Perhatian

Selain transportasi darat dan rel, Dishub DKI juga menyiagakan 33 unit kapal untuk angkutan laut, terdiri dari 21 kapal milik masyarakat dan 12 kapal operasional Dishub. Sebanyak 11 pelabuhan di wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu disiagakan, termasuk Tanjung Priok, Marina Ancol, dan Muara Angke.

Pengamanan lalu lintas juga difokuskan pada kawasan wisata yang diprediksi ramai pengunjung selama libur Nataru, seperti Ragunan, Monas, Ancol, Pantai Indah Kapuk (PIK), Setu Babakan, Kota Tua, hingga Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Dengan peniadaan ganjil-genap pada hari libur nasional tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap aktivitas masyarakat selama Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung lancar, tertib, dan aman, seiring pengendalian lalu lintas yang tetap terjaga di ibu kota.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru