RSCM Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus, Jalani Operasi Terpadu pada Mata Kanan


  • Kamis, 26 Maret 2026 | 17:15
  • | News
 RSCM Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus, Jalani Operasi Terpadu pada Mata Kanan Foto dua terduga pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. (Antara)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Rumah Sakit Umum Pusat RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkap perkembangan terbaru kondisi Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, yang sebelumnya terkena paparan cairan kimia.

Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara, menyampaikan bahwa dalam tiga hari terakhir tim medis menemukan adanya gangguan serius pada mata kanan pasien.

"Selama perawatan dalam tiga hari terakhir, tim medis menemukan adanya kondisi iskemia (kekurangan aliran darah) kembali pada area bawah (inferior) sklera mata kanan sekitar 40 persen yang menyebabkan penipisan jaringan di sekitarnya," kata Yoga dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/3/2026). 

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, tim medis memutuskan untuk melakukan tindakan lanjutan demi menjaga kondisi jaringan dan mendukung proses penyembuhan.

"Pada hari Rabu, 25 Maret 2026, pukul 10.00 WIB, pasien menjalani tindakan operasi terpadu yang melibatkan tim spesialis mata dan bedah plastik di kamar operasi Kencana," ujar Yoga.

Dalam prosedur tersebut, dokter melakukan pemindahan jaringan dari bagian dalam mata untuk menutup area terbuka, penempelan membran amnion, serta pemasangan kembali lensa pelindung mata.

"Tindakan ini bertujuan untuk memperbaiki permukaan bola mata dan mendukung proses penyembuhan jaringan yang lebih optimal," jelas Yoga.

Ditemukan Penipisan Kornea

Selama operasi berlangsung, tim medis juga menemukan penipisan jaringan kornea yang bersifat progresif di bagian atas hingga sisi luar kornea mata kanan akibat inflamasi yang masih berlangsung.

"Untuk mengatasi kondisi tersebut, dilakukan penempelan membran amnion tambahan serta penjahitan sementara kelopak mata kanan guna melindungi permukaan mata dan memaksimalkan proses pemulihan jaringan," tutur Yoga.

Dari sisi bedah plastik, dilakukan pembuangan jaringan mati lanjutan (debridement) serta cangkok kulit pada area mata, dada, dan pundak sebagai bagian dari upaya mempercepat penyembuhan luka bakar.

Fokus Jaga Integritas Bola Mata

RSCM menjadwalkan evaluasi lanjutan terhadap kondisi luka pada Sabtu, 28 Maret 2026.

"Evaluasi lanjutan terhadap kondisi luka direncakan akan dilakukan pada hari Sabtu, tanggal 28 Maret 2026. Saat ini, fokus utama penanganan adalah mempertahankan integritas bola mata kanan serta mengendalikan proses inflamasi agar tidak berkembang lebih lanjut," ungkap Yoga.

Saat ini kondisi pasien masih dalam pemantauan ketat tim medis multidisiplin. Perawatan dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan.

RSCM juga menegaskan komitmennya memberikan penanganan medis yang optimal, profesional, serta mengutamakan keselamatan pasien.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada tim medis dalam menangani kasus ini," ucap Yoga.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru