Senin, 17 Agustus 2026

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Kabupaten Sigi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami


  • Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:30
  • | News
 Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Kabupaten Sigi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami Gempa bumi mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi tengah dengan magnitudo 4,8.(BMKG)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 pada Sabtu (16/5/2026) sore. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Gempa terjadi pada pukul 16.34 WITA dengan kedalaman 10 kilometer. Titik gempa berada di darat, sekitar 21 kilometer di utara Sigi, Sulawesi Tengah.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, menjelaskan bahwa gempa ini termasuk gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Palukoro.

"Jadi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Palukoro," kata Cipto di Palu.

Episenter gempa berada pada koordinat 1,20 Lintang Utara dan 119,89 Bujur Timur.

Berdasarkan peta guncangan BMKG dan laporan warga, gempa dirasakan cukup kuat di Kabupaten Sigi dengan intensitas IV MMI. Pada skala ini, getaran terasa nyata di dalam rumah pada siang hari dan dapat menyebabkan benda-benda ringan bergoyang. Di Kota Palu, gempa dirasakan dengan intensitas III MMI.

"Berdasarkan estimasi peta guncangan dan laporan masyarakat, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di Kabupaten Sigi dengan skala intensitas IV MMI dan Kota Palu dengan skala intensitas III MMI," ucapnya.

Hingga sore hari, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.

BMKG juga mencatat satu gempa susulan hingga pukul 17.00 WITA, dengan magnitudo 1,7 pada kedalaman lima kilometer.

"Hingga pukul 17.00 WITA hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 kejadian gempa bumi susulan yakni magnitudo 1,7 dengan kedalaman 5 kilometer," sebutnya.

Cipto mengimbau masyarakat, khususnya di Kabupaten Sigi dan wilayah Sulawesi Tengah, agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru