Loading
Pemain Real Madrid Kylian Mbappe berebut bola dengan pemain Barcelona Lamine Yamal. (REUTERS/Stringer/rwa)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memilih melihat sisi positif setelah timnya gagal meraih gelar Piala Super Spanyol 2026. Los Blancos harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor tipis 2-3 pada laga final yang digelar di Jeddah, Arab Saudi, Senin (12/1/2026) dini hari WIB.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Alonso menegaskan musim masih panjang dan timnya harus segera bangkit untuk kembali ke jalur kemenangan.
“Kami tentu tidak senang dengan hasil ini, tetapi kami tetap mengambil hal-hal positif. Musim masih panjang dan kami harus segera kembali ke jalur kemenangan,” ujar Xabi Alonso, dikutip dari laman resmi Real Madrid, Senin (12/1/2026).
Pelatih asal Spanyol tersebut meminta para pemainnya untuk segera melupakan kegagalan di ajang Piala Super Spanyol begitu kembali ke Madrid. Alonso ingin fokus tim sepenuhnya tertuju pada pertandingan berikutnya.
Real Madrid dijadwalkan menghadapi Albacete pada babak 16 besar Piala Raja Spanyol musim 2025/2026 yang akan digelar Kamis (15/1) dini hari WIB. Alonso menegaskan tidak ingin kesalahan yang sama terulang, khususnya dalam hal penyelesaian akhir.
Menurut Alonso, Real Madrid sebenarnya tampil kompetitif saat menghadapi Barcelona. Namun, ketajaman di momen-momen krusial, terutama pada akhir laga, menjadi pembeda.
“Kami bertarung sampai akhir dan sangat dekat dengan hasil imbang, terutama lewat dua peluang terakhir. Perasaan saya campur aduk, kecewa karena tidak juara, tapi juga bangga karena para pemain memberikan segalanya sejak menit pertama,” kata Alonso.
Dalam laga El Clasico tersebut, Alonso juga menyoroti performa Vinicius Junior dan Kylian Mbappe. Ia menilai Vinicius tampil impresif dengan tekanan konstan ke lini belakang Barcelona hingga akhirnya mencetak gol pada masa injury time babak pertama.
Sementara itu, Mbappe yang baru pulih dari cedera dan masuk sebagai pemain pengganti dinilai sudah menjalankan perannya dengan baik.
“Kami ingin dia mengancam pertahanan lawan dan bermain di ruang antar lini. Dia kami turunkan sekitar 15 menit sebelum laga berakhir karena kondisinya belum memungkinkan bermain penuh dengan intensitas tinggi,” jelas Alonso.
Kekalahan ini membuat Real Madrid gagal menambah koleksi trofi Piala Super Spanyol yang masih berjumlah 13 gelar. Gelar terakhir mereka di ajang tersebut diraih pada 2024.
Di sisi lain, kemenangan atas Real Madrid mengantarkan Barcelona meraih trofi Piala Super Spanyol ke-16 sepanjang sejarah klub. Turnamen edisi 2026 ini juga menjadi penyelenggaraan keenam Piala Super Spanyol yang digelar di Arab Saudi sejak 2020.
Selama turnamen tersebut berlangsung di Arab Saudi, Real Madrid dan Barcelona sama-sama mendominasi. Real Madrid meraih gelar pada 2020, 2022, dan 2024, sementara Barcelona berjaya pada 2023, 2025, dan 2026. Athletic Club juga sempat mencicipi gelar pada edisi 2021.