Jumat, 16 Januari 2026

Antusiasme Meledak: Permintaan Tiket Piala Dunia 2026 Tembus 500 Juta


 Antusiasme Meledak: Permintaan Tiket Piala Dunia 2026 Tembus 500 Juta Maskot Piala Dunia 2026 (kiri-kanan) Maple si si Rusa dari Kanada, Zayu si Jaguar dari Meksiko, dan Clutch si Elang Botak dari Amerika Serikat dibuat untuk menggambarkan keberagaman budaya, warisan dan semangat dari tiap-tiap negara. ANTARA/Xinhua/FIFA.

JENEWA, ARAHKITA.COM — Gelombang antusiasme menuju Piala Dunia 2026 benar-benar luar biasa. FIFA mengumumkan pada Kamis (15/1/2026) bahwa permintaan tiket turnamen tersebut telah menembus 500 juta sejak fase undian pemilihan acak dibuka pada 11 Desember 2025.

Angka itu bukan sekadar statistik. Ia menggambarkan satu hal: Piala Dunia 2026 sudah menjadi “magnet global” bahkan sebelum peluit pertandingan pertama ditiup.Menariknya, peminat tiket tidak hanya datang dari tiga negara tuan rumah—Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. FIFA mencatat, sebagian besar permohonan juga mengalir deras dari negara-negara dengan basis penggemar sepak bola yang sangat kuat seperti Jerman, Inggris, Brasil, Spanyol, Portugal, Argentina, hingga Kolombia.

Dalam fase penjualan awal ini, ada satu pertandingan yang mencuri perhatian paling besar: Kolombia vs Portugal, yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni di Miami, Amerika Serikat. Laga tersebut disebut menjadi yang paling banyak diburu penggemar pada periode pengajuan tiket kali ini.

Selain itu, sejumlah pertandingan lain juga masuk daftar tiket “paling panas”, termasuk laga Meksiko vs Korea Selatan, Meksiko vs Afrika Selatan, hingga partai final yang selalu menjadi incaran utama para fans dari berbagai belahan dunia.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyebut banjir peminat ini sebagai sinyal keras bahwa euforia Piala Dunia 2026 sedang berada di puncaknya.

“Setengah miliar permintaan tiket hanya dalam waktu satu bulan lebih sedikit bukanlah sekadar permintaan, ini adalah pernyataan global,” ujar Infantino dikutip Antara.

Lalu bagaimana nasib para pemohon? FIFA menjelaskan bahwa permintaan tiket akan melewati proses verifikasi terlebih dahulu, sebelum kemudian dialokasikan secara acak melalui sistem undian.

Hasilnya akan dikirimkan kepada para pemohon melalui email paling cepat pada 5 Februari. Bagi pemohon yang berhasil, pembayaran tiket akan diproses otomatis sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Namun bagi yang belum beruntung, perjuangan belum selesai. FIFA memastikan masih ada peluang lain, karena fase penjualan lanjutan akan tersedia hingga mendekati dimulainya turnamen—termasuk fase penjualan menit terakhir (last minute sales).

Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 akan digelar mulai 11 Juni hingga 19 Juli, sekaligus mencetak sejarah baru sebagai edisi pertama yang diikuti 48 tim—lebih banyak dari format sebelumnya yang berisi 32 tim. Dengan format baru ini, jumlah pertandingan meningkat, dan kesempatan untuk melihat tim favorit bertanding pun makin besar. Tapi satu hal jelas: perebutan tiket akan semakin ketat.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru