Loading
Arsip - Pebasket Hangtuan Jakarta Fisyaiful Amir (kiri) berebut bola dengan pebasket Satria Muda Pertamina Jakarta Widyanta Putra Teja (kanan) dalam laga lanjutan Indonesia Basketball League (IBL) 2025 di GOR Ciracas, Jakarta, Sabtu (12/4/2025). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/YU
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Satria Muda Pertamina Bandung tampil perkasa saat menjamu Hangtuah Jakarta pada lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Bermain di Bandung Arena, Minggu (8/2/2026) malam, tim tuan rumah sukses menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 77-57.
Kemenangan Satria Muda tak lepas dari penampilan cemerlang dua pemain asingnya, Jalen Leonard Jones dan Jordan Treyvon Ivy-Curry. Keduanya sama-sama mencatatkan double-double. Jones mengemas 19 poin dan 17 rebound, sementara Ivy-Curry menyumbang 18 poin dan 12 rebound.
Tak hanya produktif mencetak angka, keduanya juga aktif mengalirkan bola. Jones menorehkan empat assist, sedangkan Ivy-Curry mencatat sembilan assist serta empat steal. Dari sektor pemain lokal, guard andalan Yudha Saputera ikut memberi kontribusi penting lewat 13 poin, dua rebound, dan empat assist.
Hangtuah Sempat Memimpin
Pertandingan sebenarnya diawali dengan kejutan dari tim tamu. Anak asuh Coach Wahyu Widayat Jati atau akrab disapa Coach Cacing tampil agresif di kuarter pertama dan mampu unggul tipis 20-17.
Memasuki kuarter kedua, ritme permainan mulai berubah. Mesin Satria Muda perlahan panas. Jones dan Ivy-Curry berulang kali melepaskan tembakan tiga angka yang membuat perolehan poin tuan rumah melesat cepat.
Namun Hangtuah tak tinggal diam. Rakeem Maleek Christmas dan Vander Lee Blue merespons lewat tembakan bebas dan driving lay up. Hingga turun minum, Hangtuah masih memegang keunggulan tipis 39-38.
Momentum Berbalik Usai Halftime
Selepas jeda, Satria Muda benar-benar menunjukkan kelasnya sebagai salah satu tim tersukses di kompetisi basket nasional. Kombinasi permainan Yudha Saputera, Ivy-Curry, dan Widyanta Putra Teka membuat tuan rumah berbalik memimpin 59-50 di akhir kuarter ketiga.
Di kuarter pamungkas, dominasi Satria Muda makin sulit dibendung. Pergerakan lincah Yudha dan Jones mengobrak-abrik pertahanan Hangtuah. Tambahan poin dari Pandu Wiguna dan Sandy Ibrahim Azis kian memperlebar jarak.
Tim racikan pelatih Djordje Jovicic mencetak 18 poin pada kuarter terakhir, sementara Hangtuah hanya mampu menambah tujuh angka. Laga pun ditutup dengan skor telak 77-57 untuk kemenangan Satria Muda dikutip Antara.
Dampak ke Klasemen
Hasil ini mengantar Satria Muda Pertamina Bandung naik ke peringkat ketiga klasemen sementara IBL 2026 dengan koleksi 13 poin. Hangtuah Jakarta tetap berada di posisi kedua dengan poin yang sama, namun Satria Muda masih memiliki satu laga lebih banyak untuk memperbaiki posisi.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Satria Muda kembali masuk jalur perebutan gelar, sementara Hangtuah harus segera berbenah agar tak kehilangan momentum di pekan-pekan berikutnya.