Senin, 09 Februari 2026

Indonesia Incar Peluang Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028


 Indonesia Incar Peluang Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028 Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir seusai mengikuti rapat bersama komisi X DPR RI di Kompleks Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta pada Selasa (27/01/2026). (ANTARA/FAJAR SATRIYO)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Mimpi Indonesia untuk naik kelas di panggung olahraga dunia kian terbuka. Setelah sukses menggelar Piala Asia Futsal 2026 di Jakarta pada 27 Januari–7 Februari lalu, pemerintah mulai melirik peluang lebih besar: menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengungkapkan, penyelenggaraan Piala Asia kemarin mendapat respons sangat positif dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Bahkan laga final yang mempertemukan Indonesia dan Iran disebut sebagai salah satu yang terbaik sepanjang sejarah turnamen.

“AFC menyampaikan ini final terbaik yang pernah mereka lihat. Bukan hanya kualitas pertandingannya, tetapi juga atmosfer sejak awal kejuaraan. Penonton penuh, antusiasmenya luar biasa, dan semuanya berjalan rapi,” ujar Erick dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (8/2/2026).

Apresiasi itu, menurut Erick, menjadi modal penting bagi Indonesia untuk melangkah lebih jauh. Pemerintah melihat momentum ini sebagai kesempatan emas untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah kejuaraan futsal level dunia.

“Kami melihat ada peluang nyata. Jika memungkinkan dan mendapat dukungan, Indonesia ingin mencoba maju sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal,” katanya optimistis.

Namun langkah tersebut tidak sepenuhnya mulus. Erick mengakui ada tantangan diplomasi karena edisi 2028 berpotensi kembali digelar di kawasan Asia. Artinya, FIFA perlu diyakinkan agar memberikan kesempatan dua kali berturut-turut kepada benua yang sama.

“Isunya memang 2028. Kalau Indonesia terpilih, berarti Asia menjadi tuan rumah dua kali beruntun. Ini tentu harus dibicarakan lebih lanjut dengan FIFA,” jelasnya dikutip Antara.

Terlepas dari wacana besar itu, publik futsal Indonesia baru saja menyaksikan momen bersejarah. Di final Piala Asia 2026, tim Merah Putih bertarung habis-habisan melawan raksasa Iran. Laga berlangsung dramatis dengan skor 5-5 hingga perpanjangan waktu sebelum akhirnya Indonesia kalah tipis 4-5 lewat adu penalti.

Meski gagal mengangkat trofi, status runner-up menjadi capaian tertinggi sepanjang keikutsertaan Indonesia di Piala Asia Futsal. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa futsal Indonesia telah naik level, baik dari sisi prestasi tim maupun kualitas penyelenggaraan.

Kini, bola ada di tangan pemerintah dan federasi. Jika lobi ke FIFA berjalan mulus, bukan tak mungkin pada 2028 nanti Indonesia bukan hanya menjadi penonton, tetapi tuan rumah pesta futsal terbesar di dunia.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru