Mesir Minta FIFA Selidiki Wasit Laga Kontra Argentina, Tuding Ada Standar Ganda di Piala Dunia 2026


 Mesir Minta FIFA Selidiki Wasit Laga Kontra Argentina, Tuding Ada Standar Ganda di Piala Dunia 2026 Mesir Minta FIFA Selidiki Wasit Laga Kontra Argentina, Tuding Ada Standar Ganda di Piala Dunia 2026. (Ilustrasi AI)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Kekalahan dramatis Mesir dari Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026 berbuntut panjang. Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) resmi melayangkan protes kepada FIFA dan meminta seluruh tim wasit yang memimpin pertandingan tersebut diselidiki.

EFA menilai sejumlah keputusan wasit, termasuk penggunaan VAR, telah merugikan tim nasional Mesir dan menjadi salah satu penyebab kekalahan 2-3 yang mengakhiri langkah mereka di turnamen.

Melalui pernyataan resmi yang dirilis Rabu (9/7/2026), Presiden EFA Hany Abou Rida mengajukan pengaduan kepada FIFA terhadap wasit asal Prancis, Francois Letexier, beserta seluruh perangkat pertandingan.

"Hany Abou Rida, Presiden Federasi Sepak Bola Mesir, telah mengajukan pengaduan kepada FIFA dengan menuntut penyelidikan terhadap wasit asal Prancis, Francois Letexier, setelah kesalahan-kesalahan serius yang dilakukan tim wasit serta penerapan standar ganda yang menyebabkan tim nasional Mesir kalah dan tersingkir dari Piala Dunia," demikian bunyi pernyataan resmi EFA.

EFA Soroti Keputusan VAR

Tak hanya wasit utama, EFA juga meminta FIFA menyelidiki tim VAR yang bertugas dalam pertandingan tersebut. Federasi menilai terdapat sejumlah insiden penting yang seharusnya ditinjau ulang, namun justru diabaikan.

Bahkan, EFA mendesak FIFA mencoret seluruh kru wasit yang memimpin laga itu apabila hasil investigasi membuktikan adanya pelanggaran atau kesalahan serius. Mereka juga menuding adanya perlakuan diskriminatif terhadap tim nasional Mesir.

Gol Dianulir, Penalti Tak Diberikan

Kontroversi bermula ketika Mesir yang sedang unggul 1-0 berhasil menambah gol melalui Mostafa Zico. Namun, gol tersebut dianulir setelah VAR menilai gelandang Marwan Attia melakukan pelanggaran terhadap bek Argentina, Lisandro Martinez, pada awal proses terciptanya gol.

Tak lama berselang, Mesir kembali merasa dirugikan. Mohamed Salah diyakini mendapat pelanggaran di dalam kotak penalti Argentina. Namun, wasit memutuskan pertandingan tetap dilanjutkan.

Beberapa detik kemudian, Argentina melancarkan serangan balik yang berujung gol kemenangan pada masa injury time untuk memastikan kemenangan 3-2 sekaligus mengamankan tiket ke perempat final.

Pelatih dan Pemain Mesir Protes Keras

Pelatih Mesir, Hossam Hassan, menyampaikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit. Ia bahkan melontarkan dugaan bahwa ada kepentingan agar Argentina tetap bertahan di turnamen.

"Mungkin mereka ingin mempertahankan juara dunia tetap berada di turnamen. Mungkin mereka ingin Messi tetap memiliki peluang melanjutkan perjalanan," ujar Hassan seusai pertandingan.

Kritik serupa juga disampaikan Mostafa Zico. Menurutnya, Mesir sudah diperlakukan tidak adil sejak awal laga.

"Sejak awal pertandingan kami sudah diperlakukan tidak adil. Sangat jelas turnamen ini telah diatur," kata Zico dikutip Antara.

Argentina Hadapi Swiss, Mesir Kembali Gagal

Kekalahan tersebut membuat Mesir kembali gagal mencatat sejarah lolos ke babak perempat final Piala Dunia, sebuah pencapaian yang belum pernah mereka raih sepanjang keikutsertaan di turnamen tersebut.

Di sisi lain, Argentina memastikan langkah ke perempat final dan dijadwalkan menghadapi Swiss di Kansas City.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru