Pasangan selebritis Jonas Rivanno–Asmirandah. (Net)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Kabar bahagia datang dari Jonas Rivanno – Asmirandah. Setelah menunggu selama tujuh tahun, pasangan selebritis ini akhirnya mengumumkan kabar gembira melalui video yang diunggah melalui Instagram TV di akun Instagram @asmirandah89. "Our Perfect Blessing. Asmirandah - Jonas Rivanno. Video berdurasi 2 menit 11 detik itu menunjukan kebersamaan Asmirandah dengan sang suami. “Sebuah hadiah yang kami sebut KEAJAIBAN,” tulis pasangan yang sedang berbahagia ini dalam video itu dalam bahasa Inggris.
Pada akhir video, Asmirandah dan Jonas Rivanno juga membagikan hasil ultrasonography (USG) calon bayi mereka itu, yang menunjukkan suara detak jantung sang buah hati serta sebuah test pack positif hamil. "Berkah kami yang paling sempurna," begitu bunyi tulisan di akhir video yang mengungkap besarnya rasa syukur yang dirasakan pasangan ini.
Asmirandah dan Jonas diketahui sempat mengikuti program bayi tabung. Sebelum mengumumkannya lewat IG TV tersebut, kabar kehamilan ini sudah beredar sejak akhir Mei lalu lantaran ibunda Asmirandah sempat mengunggah sebuah foto ke Instagramnya.
Bagi pasangan yang menantikan buah hati direntang waktu yang panjang, keberhasilan akan hadirnya putra tercinta, menjadi karunia luar biasa dan tak tergantikan oleh apapun. Untuk itu, dukungan, perhatian, dan kerjasama diantara pasangan suami-istri sangat diperlukan agar berbagai upaya yang dipilih bisa berjalan dengan baik dan lancar.
Beberapa upaya dibawah ini bisa menjadi alternatif bagi pasutri yang juga lama mendambakan kehadiran seorang anak.
Bayi Tabung
Belakangan mendapatkan momongan lewat program bayi tabung atau IVF (in vitro fertilisation) banyak dijadikan pilihan. Terutama oleh pasangan dengan ekonomi mapan yang memiliki masalah kesehatan yang berhubungan dengan sistem reproduksi. Program ini merupakan proses fertilisasi atau pembuahan yang terjadi di luar rahim ibu, yaitu dengan cara mempertemukan sel sperma dan sel telur pada medium kultur yang dilakukan di laboratorium. Setelah pembuahan terjadi, maka sel tersebut akan segera dikembalikan ke dalam rahim. Namun meski bisa dikatakan bahwa pembuahan tersebut telah diatur sedemkian rupa dengan alat canggih, tapi bukan berarti program bayi tabung dijamin akan berhasil 100 persen. Pasalnya, ada banyak faktor lain yang mempengaruhi. Diantaranya adalah kualitas sel telur atau sperma, dan lain sebagainya.
Perlu juga diketahui, salah satu hal krusial yang mempengaruhi tingkat keberhasilan program bayi tabung adalah faktor usia, terutama dari pihak wanita. Jika usia wanitanya dibawah 30 tahun, maka tingkat keberhasilannya bisa mencapai 60%. Usia antara 30-35 tahun 40%. Di atas 35 tahun 25-30 %. Sementara diatas 40 tahun, tingkat keberhasilannya hanya 15%. Karenanya sebelum benar-benar memutuskan ikut program bayi tabung, lebih baik dikonsultasikan terlebih dahulu secara detail.
Inseminasi Buatan
Teknik yang satu ini kerap rancu dan disamakan oleh masyarakat umum dengan bayi tabung. Padahal keduanya sangat jauh berbeda. Secara singkat dapat dikatakan bahwa prosedur bayi tabung jauh lebih kompleks. Sementara inseminasi buatan cenderung lebih ringkas. Pada proses inseminasi buatan, pembuahan tetap terjadi di dalam rahim, hanya saja diawali dengan lebih dulu menyiapkan sperma yang sehat sehingga bisa membuahi sel telur. Dalam hal ini sperma yang sehat artinya yang aktif bergerak dan memiliki bagian yang lengkap seperti kepala dan ekor.
Adapun tujuan dari inseminasi buatan itu sendiri adalah untuk memperpendek jalannya sperma menuju rahim dengan bantuan kateter. Awalnya dokter yang menangani akan menyiapkan sperma yang sehat untuk kemudian dimasukan langsung ke dalam rahim pada saat pelepasan sel telur atau ovulasi. Dengan demikian diharapkan dapat terjadi pembuahan dan kehamilan. Selain itu, tingkat keberhasilan inseminasi buatan dapat meningkat jika dilakukan tanpa putus lebih dari 3 kali. Sebagai contoh, jika inseminasi buatan pertama hanya berpeluang 15-20%, maka bila dilakukan setiap bulannya tanpa putus hingga 4 kali akan memperbesar peluang keberhasilannya menjadi 45%. Akan tetapi patut juga diingat, selain dipengaruhi penyebab ketidaksuburan, tingkat keberhasilan inseminasi buatan juga bergantung pada usia pasien.
Obat Penyubur Kandungan
Guna meningkatkan peluang mendapat momongan, obat penyubur kandungan kerap menjadi pilihan. Dalam beberapa kasus, mengonsumsi obat penyubur kandungan memang tepat alias cukup ampuh. Meski demikian patut diingat jika kondisi kesehatan organ reproduksi setiap wanita berbeda. Karenanya lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat penyubur kandungan.
Secara umum, obat penyubur kandungan itu sendiri berfungsi untuk merangsang tubuh mengeluarkan hormon yang mengatur terjadinya ovulasi. Dengan menggunakan obat penyubur kandungan, maka indung telur akan menghasilkan beberapa sel telur guna memperbesar kesempatan seseorang untuk hamil.
Terapi Akupuntur
Akupuntur atau tusuk jarum merupakan pengobatan tradisional kuno yang berasal dari Negeri Tirai Bambu atau Tiongkok. Media yang digunakan dalam pengobatan ini adalah jarum-jarum tipis yang ditusukan ke bagian tubuh tertentu guna membantu memperlancar peredaran darah, mengembalikan keseimbangan tubuh, dan sebagainya. Meski menggunakan jarum, terapi akupuntur dinilai tidak menyakitkan dan dipercaya mampu membantu menyembuhkan berbagai penyakit, seperti migrain, nyeri leher, dan lain-lain. Belakangan terapi akupuntur juga dipercaya dapat meningkatkan kesuburan dan membantu terjadinya kehamilan. Hal ini lantaran terapi ini berhubungan dengan proses meningkatkan aliran darah ke uterus dan ovarium, serta dapat digunakan untuk mengurangi stres dan depresi.
Namun ada beberapa hal yang perlu digarisbawahi. Diantaranya, terapi akupuntur sebaiknya tidak dilakukan pada orang yang sedang mengonsumsi obat pengecer darah atau memiliki kelainan pembekuan darah. Karena pada orang yang memiliki kelainan pembekuan darah ini, bisa saja terjadi reaksi berlebih pada titik atau lokasi yang menjadi penusukan jarum akupuntur.