Loading
Cincin kawin paling umum digunakan adalah menggunakan bahan dasar emas atau platinum. (Goldmart)
CINCIN adalah simbol ikatan cinta sepanjang masa serta berlaku universal. Ia menjadi penanda awal sebuah hubungan dan menjelaskan status pemakainya. Dengan mengenakan cincin di jari manis kanan, Anda dan pasangan seolah bicara: “Hey, leave alone, I’m with somebody! Lalu, mengapa harus di jari manis? Benarkah tak pakai berarti tak setia?
Tradisi cincin kawin sudah berlangsung ribuan tahun lampau. Memang tak ada data pasti kapan cincin mulai digunakan untuk perkawinan. Tetapi sejumlah literatur menyebutkan pada zaman romawi kuno banyak pasangan menggunakan lempeng besi sederhana sebagai tanda ikatan. Bentuknya yang melingkar sempurna tanpa memiliki ujung dan pangkal diidentikkan sebagai aliran cinta yang abadi tanpa henti. Diyakini, lingkaran cincin sebagai simbol cinta abadi.
Dalam perkembangannya, bentuk dan desain cincin-cincin pun berevolusi. Mengiringi derasnya perkembangan dunia fesyen, cincin kawin mengalami berbagai inovasi yang luar biasa. Pada masa kini, beragam cincin kawin tersedia dalam berbagai model dan bahan yang sangat variatif. Tapi, cincin kawin paling umum digunakan adalah menggunakan bahan dasar emas atau platinum. Emas ini muncul dalam beragam warna seperti kuning, merah muda atau putih seperti platinum. Sementara kadar karat yang umum dipakai adalah emas 18 karat. Emas murni 24 karat kurang cocok dijadikan cincin kawin karena sifat logamnya lunak sehingga mudah berubah akibat pemakaian sehari-hari.
Saat ini emas putih menjadi pilihan pasangan calon pengantin, meski kata dia masih ada yang memilih kombinasi antara emas kuning dan putih.
Pilihan lainnya adalah platinum berwarna kemilau putih keperakan bergaya klasik. Seperti halnya emas, nilai cincin ditentukan kadar campuran logam lainnya seperti iridium dan ruthenium.
Baca juga:
Tradisi Lamaran: “Will You Marry Me?”Khusus untuk jenis cincin yang dihiasi permata, hingga kini berlian yang melambangkan kemurnian dan keabadian cinta masih menjadi yang terfavorit. Dua batu permata pilihan lainnya adalah ruby merah yang melambangkan hati, serta sapphire biru yang melambangkan kesetiaan.
Walau telah mengalami banyak perkembangan, cincin kawin pada dasarnya terdiri dari tiga model utama, yakni cincin berbentuk lingkaran polos tanpa ornamen, cincin dengan hiasan satu atau beberapa permata, dan cincin yang dihiasi motif seperti sulur atau garis-garis.
Model lingkaran polos atau bermata satu, hingga kini masih digemari banyak calon pengantin. Banyak calon pengantin tetap suka memilih model cincin kawin yang simpel dan modern. Cincin berpermata satu, misalnya cocok untuk untuk seseorang yang memiliki kepribadian yang modern.
Tak hanya modelnya yang beragam, cincin kawin dewasa ini tersedia dalam berbagai jenis bahan dasar. Cincin kawin dari emas kuning yang sangat popular di masa oma-opa atau papa-mama kita dulu, kini telah tergeser oleh emas putih. Kini Anda juga dapat membeli cincin yang terbuat dari logam titanium. Permata penghiasnya pun makin variatif. Mulai dari berlian asal Belgia yang indah namun berharga tinggi, hingga kristal swarovski yang lebih ekonomis. Pilihan harga pun cukup beragam.
Mengapa Jari Manis?
Di beberapa negara seperti Inggris, beberapa negara Persemakmuran Inggris, Amerika Serikat, Brazil, cincin pernikahan dikenakan di jari tangan kanan jari manis (jari keempat dihitung dari jempol) tangan kiri. Sementara di banyak negara, cincin kawin dikenakan di jari manis tangan kanan. Negara tersebut adalah Norwagia, Argentina, Azeerbaijan, Bulgaria, Jerman, Polandia atau Rusia. Seperti dikutip dari forumkompas, untuk menjawab mengapa cincin pernikahan harus di jari manis, maka kita tentu sepakat dengan alasan tersebut.
Beberapa langkah disarankan dalam forumkompas dan menurut forum tersebut benar-benar ajaib, yang berasal dari kutipan Tiongkok. Langkah tersebut adalah, pertama, tunjukkan telapak tangan Anda, kemudian jari tengah Anda ditekuk ke dalam. Lalu, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya. Permainan dimulai, maka 5 pasang jari tetap, dan hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan. Cobalah membuka ibu jari Anda. Ibu jari mewakili orang tua, ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati.
Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti. Selanjutnya, tutup kembali ibu jari Anda, dan buka jari telunjuk Anda. Jari telunjuk mewakili kakak dan adik Anda. Mereka memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita. Lalu, sekarang tutup kembali jari telunjuk Anda, buka jari kelingking, yang mewakili anak-anak. Cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita karena harus berkeluarga sendiri.
Selanjutnya, tutup jari kelingking Anda, bukalah jari manis Anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan. Anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari manis mewakili suami dan istri, selama hidup Anda dan pasangan Anda akan terus melekat satu sama lain. Jari manis adalah penghubung cinta langsung bertaut ke hati. Anda setuju?
Terus menerus mengenakan cincin bukanlah jaminan bisa terhindar dari godaan. Terpenting adalah bagaimana usaha si pemakai cincin baik pria maupun wanita tidak mudah termakan bujuk rayu orang lain untuk berselingkuh dengan yang bukan pasangannya.
Budaya Indonesia tak mewajibkan pemakaian cincin. Namun ketika kita hidup di negara lain, budayanya berbeda, karena orang akan melihat status seseorang dari pemakaian cincin. Jika memakainya di jari manis tangan kiri, maka orang tersebut masih tunangan. Sebaliknya jika di jari manis tangan kanan maka orang tersebut sudah menikah. Nah, Anda sudah tahu, bukan? Jika Anda dan pasangan berencana melangsungkan pernikahan pada tahun ini bergegaslah membeli sekarang di Goldmart di bulan promosi ini maka Anda mendapatkan ring pillow secara gratis.
Panduan Memilih Cincin Kawin
Dalam memilih cincin kawin yang cocok ada beberapa hal yang bisa dijadikan panduan. Berikut Anda simak panduan dari Goldmart!
AnggaranBerapa anggaranya? Harga cincin kawin biasanya ditentukan oleh jenis bahan, kadar karat dan beratnya. Serta tambahan hiasan sepert berlian. Untuk cincin kawin berlian bersertifikat, misalnya harganya pasti lebih mahal ketimbang cincin biasa.
ModelDalam memilih model Anda perlu ingat, berbeda dengan cincin lainnya, cincin kawin akan dipakai selamanya (idealnya). Jadi pertimbangkan juga bentuknya, apa tidak mengganggu aktivitas, apakah desainnya akan bertahan lama dan tidak cepat basi.
BahanIni tidak hanya berhubungan dengan bujet atau selera, dalam menentukan pilihan bahan, perlu juga dipertimbangkan aspek kesehatan. Apa Anda alergi terhadap bahan– bahan tertentu.
UkuranJangan membeli cincin tanpa mencobanya. Cincin harus terasa nyaman dan melekat dengan pas dijari, jangan sampai kesempitan, kedodoran, atau warnanya tidak match dengan warna kulit Anda.
Jaringan Purna JualPilihlah toko perhiasan yang mempunyai jaringan toko yang luas.
ReputasiToko emas tersebut harus memiliki reputasi dan track record yang baik seperti Goldmart yang berdiri sejak 1991.