Senin, 03 Agustus 2026

UNTD Gelontorkan Rp400 Miliar, Bangun Pabrik Kendaraan Listrik di Tangerang


 UNTD Gelontorkan Rp400 Miliar, Bangun Pabrik Kendaraan Listrik di Tangerang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD). (banten.pikiranrakyat/Rizki)

TANGERANG, ARAHKITA.COM – Tren kendaraan listrik di Indonesia semakin tak terbendung. Melihat peluang besar ini, PT Terang Dunia Internusa (UNTD) langsung tancap gas dengan menyiapkan investasi jumbo sebesar Rp400 miliar untuk membangun pabrik kendaraan listrik di Curug, Tangerang, Banten.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Kenaikan harga BBM yang terus menjadi sorotan dinilai menjadi pemicu utama perubahan perilaku masyarakat. Kini, semakin banyak orang mulai melirik kendaraan yang lebih hemat dan ramah lingkungan.

Presiden Direktur UNTD, Stephen Mulyadi, menyebut ada pergeseran nyata di masyarakat dalam memilih moda transportasi.

“Perubahan ini semakin terlihat, dan kami ingin berada di garis depan dengan kapasitas produksi yang lebih besar dan terintegrasi,” ujarnya usai RUPS di Alam Sutera, Tangerang.

Momentum Kendaraan Listrik Makin Kuat

Fenomena naiknya harga BBM menjadi katalis yang mempercepat adopsi kendaraan listrik. Tak heran, UNTD memprediksi lonjakan permintaan akan mulai terasa signifikan pada kuartal II tahun 2026.

Momentum ini dimanfaatkan perusahaan untuk melakukan ekspansi agresif, bukan hanya untuk memenuhi permintaan, tetapi juga memperkuat posisi di industri kendaraan listrik nasional.

Rincian Investasi dan Pengembangan Pabrik

Dari total Rp400 miliar yang disiapkan:

  • Rp250 miliar dialokasikan untuk pembelian lahan dan fasilitas pabrik
  • Rp150 miliar digunakan untuk pengembangan pabrik

Pendanaan ekspansi ini berasal dari dukungan pihak ketiga, baik perbankan maupun investor strategis.

Kapasitas Produksi Akan Melonjak Tajam

Saat ini, kapasitas produksi UNTD meliputi:

  • Sepeda: 40.000 unit/bulan
  • Sepeda listrik: 10.000 unit/bulan
  • Motor listrik: 5.000 unit/bulan
  • Namun setelah ekspansi, targetnya melonjak drastis:
  • Sepeda listrik: naik menjadi 40.000 unit/bulan
  • Motor listrik: meningkat hingga 20.000 unit/bulan
  • Sepeda konvensional tetap di angka 40.000 unit/bulan

Direktur UNTD, Andrew Mulyadi, menegaskan bahwa kuartal kedua 2026 akan menjadi titik awal peningkatan permintaan yang signifikan dikutip Antara.

Strategi Jangka Panjang UNTD

Ekspansi ini bukan sekadar menambah kapasitas produksi. Lebih dari itu, UNTD tengah membangun fondasi jangka panjang untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Indonesia.

Dengan dukungan perbankan dan investor, perusahaan optimistis dapat mempercepat pertumbuhan bisnis sekaligus mendorong adopsi kendaraan listrik yang lebih luas di Tanah Air.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru